SuaraBanten.id - Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Banten Ratu Tatu Chasanah menyampaikan harapannya agar sosok Gibran Rakabuming Raka bisa bergabung dengan partai berlambang pohon beringin tersebut.
Hal itu menyusul adanya kabar yang menyebutkan bahwa status Gibran sudah bukan anggota PDI Perjuangan usai resmi menjadi cawapres dari Prabowo Subianto.
Pasalnya, kata Ratu Tatu Chasanah, pihaknya berkeinginan Partai Golkar memiliki kader potensial yang memiliki elektabilitas yang tinggi di mata masyarakat seperti sosok Gibran.
"Ya kami siapapun tentunya welcome, khususnya Mas Gibran. Kita semuanya berharap Partai Golkar memiliki kader yang mempunyai elektabilitas yang bagus sehingga bisa dijual di masyarakat," ungkap Tatu saat ditemui usai acara konsolidasi Koalisi Indonesia Maju (KIM) Provinsi Banten, Minggu (5/11/2023) di salah satu hotel di Kota Serang.
Menurut Tatu, jika Gibran berkeinginan untuk bergabung dengan Partai Golkar harus berdasarkan keinginan sendiri tanpa adanya paksaan dari siapapun maupun pihak manapun.
"Itu harus dari keinginan sendiri untuk bergabung dalam salah satu partai, jadi ga boleh karena disuruh orang lain atau diminta orang lain. Harus keinginan sendiri," tegasnya.
Untuk diketahui, saat ini Partai Golkar tergabung ke dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM) bersama 8 parpol lain yang mengusung Prabowo dan Gibran sebagai capres dan cawapres di Pilpres 2024 mendatang.
Sembilan parpol yang tergabung di KIM terdiri dari, 4 parpol parlemen yaitu Partai Golkar, Partai Gerindra, PAN dan Partai Demokrat.
Sedangkan 5 parpol lainnya merupakan parpol non-parleman seperti PSI, Partai Gelora, PBB, Partai Garuda dan Partai Prima.
Baca Juga: Dukung Palestina, Prabowo Ganti Foto Profil Instagram Jadi Gambar Semangka
Kontributor: Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
DPR Minta Pendidikan Gratis Prabowo Juga Berlaku untuk Sekolah Swasta
-
Prabowo Bertemu Megawati saat Takziah, Said Abdullah: Tak Ada Pembicaraan Politik
-
Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh
-
Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
SMP dengan Kurikulum Internasional Hadir di Tangerang, Dorong Berpikir Kritis dan Pecahkan Masalah
-
Dugaan Pelecehan Seksual Bawahan, Pemkab Tangerang Pastikan Tak Mendampingi Kasatpol PP secara Hukum
-
Polda Banten Ungkap Identitas Mayat Terapung di Perairan Lampung
-
Mayat Perempuan Ditemukan di Kebun Warga di Serang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
-
Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL