SuaraBanten.id - Performa amburadul Timnas Indonesia U-24 di matchday kedua fase Grup F Asian Games 2022 tak lepas dari buruknya penampilan sederet pemain.
Setidaknya terdapat 3 pemain yang tampil buruk saat Indra Sjafri memutuskan untuk menjadikan mereka sebagai starter di laga melawan Taiwan.
Celakanya kepercayaan itu tak dijawab dengan baik oleh ketiga pemain ini, bahkan cenderung memalukan usai tampil di bawah performa.
Alhasil Timnas Indonesia U-24 kalah dari Taiwan, meski hanya dengan skor tipis 0-1 tapi berdampak besar bagi kelangsungan tim di Asian Games 2022.
Skuad Garuda Muda bahkan memiliki penguasaan bola hingga lebih dari 80 persen, sayangnya hal itu tak berbuah gol.
Hal ini juga tak lepas dari buruknya performa beberapa anak asuh Indra Sjafri, siapa saja mereka? berikut di antaranya.
1. Titan Agung
Beban yang terlalu besar di pundak Titan Agung belum bisa dipikul dengan sempurna olehnya, bahkan cenderung gagal total.
Dipercaya sebagai striker tunggal, Titan Agung masih belum bisa menjawab kepercayaan yang diberikan oleh pelatihnya.
Termasuk saat melawan Taiwan, alih-alih memborong gol Titan justru gagal memanfaatkan sederet peluang yang didapatkan.
Sosoknya tak memberi dampak apa pun saat Indonesia berjuang keras mencari gol penyama kedudukan di laga melawan Taiwan.
Egy Maulana Vikri digadang-gadang sebagai pemain yang mampu mengobrak-abrik lini bertahan Taiwan di laga kedua fase Grup F Asian Games 2022.
Serangan dari Egy selalu tumpul, meski beberapa kali mencoba melepas sepakan dari luar kotak penalti namun tak berbuah hasil maksimal.
Tubuh mungil Egy juga beberapa kali tak kuasa menahan hentakan dari pemain lawan lewat duel-duel fisik, baik saat berebut bola maupun mempertahankannya.
Secara umum performa Egy jauh di bawah dari yang biasa, hanya bisa sebagai pemain pemantul dan selalu kesulitan dalam membuka celah.
3. Bagas Kaffa
Bagas Kaffa dipercaya sebagai starter, setelah di pertandingan pertama hanya dipercaya sebagai cadangan dan pemain pengganti.
Alih-alih memainkan perannya lebih baik ketimbang Robi Darwis, Bagas Kaffa hanya mampu tampil impresif di awal babak.
Secara keseluruhan performa Bagas tidak sesuai yang diharapkan, bahkan di bawah dari Robi Darwis yang kemudian masuk menggantikannya.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
-
Sandy Walsh Tuntut Main Penuh, Yokohama Marinos Dalam Bahaya, Kok Bisa?
-
Kata AFC dan Media Asing Soal Ole Romeny Pecundangi Striker Inter Milan
-
Sederet Keistimewaan Tristan Gooijer: Pantas Bikin PSSI Kepincut
-
Sepak Terjang Yaman U-17, Bisa Jadi Lawan Terberat Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 2025
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kawasan Banten Lama Dipadati Ribuan Peziarah Pada Libur Lebaran
-
Pulau Merak Besar dan Pulau Merak Kecil Dipadati Ribuan Wisatawan
-
Perayaan HUT Kabupaten Pandeglang Bakal Digelar Sederhana, Buntut Efisiensi Anggaran
-
Pantai Batu Saung Anyer Dipadati Wisatawan Saat Libur Lebaran 2025
-
KMP Mutiara Ferindo II Kebakaran, 17 ABK Dievakuasi Tim SAR