SuaraBanten.id - Potongan video rekontruksi kasus pembunuhan Brigadir J yang memperlihatkan detik-detik Bharada E melepaskan tembakan ke arah Brigadir J baru-baru ini viral di media sosial.
Video viral tersebut memperlihatkan peristiwa penembakan yang terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan (Jaksel). Dalam video tersebut dijelaskan Brigadir J sempat terlihat dua kali momohon ampun seblum ditembak dalam adegang rekontruksi tersebut.
Berdasarkan video unggahan akun @mata.bangje yang viral di TikTok, Brigadir E tampak mengenakan bahu tahanan berwarna oranye berdiri serta menodongkan pistol ke arah Brigadir J yang diperankan oleh pemeran pengganti.
Dalam video tersebut juga dijelaskan bila Brigadir J menunduk kebawah sambari memohon ampun dan menghindari peluru yang diarahkan kepadanya.
"Masih di ruang tengah rumah dinas Ferdy Sambo. Yak, seperti yang Anda saksikan Bharada E mengarahkan senjata atau pistol ke arah Brigadir J yang yang posisinya lebih di bawah, merendah, memohon untuk tidak ditembak ataupun menghindari, menghindar dari tembakan yang akan diarahkan kepada dirinya," ungkap narasi dalam video tersebut.
Melihat video tersebut, membuat warganet fokus kepada Brigadir E yang terlihat sempat memejamkan mata seolah tak kuasa mengingat kejadian penembakan tersebut.
"dari semua tersangka aku yakin cuma eliezer ini yg bener2 korban disuruh si sambo dan dia sangat menyesal sebetulnya," kata akun @GL****DI
"Dia memang waktu menembak itu merem ga tega katanya kmrn dijelasin ex pengacaranya. Brrti omongan bang deolipa banyak yg bener," ungkap @H****e.
"gua yakin barada Eliezer sakit banget mengingat masa dmn dia menembak sahabat nya, Yosua," timbuh @ha****n2.
Baca Juga: Berstatus Tersangka, Putri Candrawathi Dicekal ke Luar Negeri
"The real kadang orang terdekat adalah musuh kita," timpal @Ad*****le.
"sampe nutup mata Bharada e...artinya dia menyesal...jujurlah kawan...Tuhan akan memberimu keadilan dan lindungan," kata @Ro****pu.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?
-
Mirip Ritual Satanic, Atraksi Pentagram dan Kostum Iblis di Pekalongan Dikecam MUI
-
Dituding Lakukan Pelecehan, Betrand Peto Beberkan Versinya: Saya Tanya Kenapa Dia Nangis
-
Penembakan 3 ASN Jayawijaya, Komnas HAM: Tuduhan Intelijen Bukan Alasan Merampas Nyawa
-
Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan
-
Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda
-
Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut