SuaraBanten.id - Kasus pembunuhan Brigadir Yosua alias Brigadir J yang menyeret nama Irjen Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi terus bergulir. Bahkan Ferdy Sambo mengaku telah merencanakan pembunuhan terhadap ajudannya tersebut.
Hingga saat ini, motif dari pembunuhan yang dilakukan kepada Brigadir J masih terus didalami. Banyak kejanggalan dan isu yang terus mencuat ke hadapan publik.
Kabar yang awalnya santer terdengar belakangan ini yakni soal isu yang beredar jika ada wanita lain dari sisi Irjen Ferdy Sambo.
Dikutip dalam unggalan video viral yang diunggah akun TikTok @metro_tv, Kamaruddin Simanjuntak selaku pengacara Brigadir J mengungkapkan jika dirinya memiliki bukti kuat atas tuduhan adanya wanita lain yang dimiliki oleh Ferdy Sambo. Bahkan keterangan mengenai hal tersebut enggan dituliskan oleh penyidik dalam Berita Acara Interview (BAI).
"Karena tadi Bang Olip sempat menyebutkan bahwa gosip lah kalau soal ada wanita dari sisi sisi Sambo misalnya. Dikatakan gosip, jadinya Bang Kamaruddin itu slentingan atau Anda memang punya bukti tentang itu," tanya presenter Zilvia.
"Saya punya bukti rekaman elektronik, saking dahsyatnya bukti ini diincar terus oleh Brigadir Jendral yang memintai keterangan daripada klien saya. Bahkan ketika klien saya memberi keterangan penyelidik atau penyidik ini tidak mau tidak mau menuliskan di dalam BAI tetapi yang diincar adalah handphone ini, barang bukti ini. Di situlah luntur kepercayaan saya kepada penyelidik dan atau penyidik yang ikut ke Jambi," tutur Kamaruddin.
"Dan saya protes kenapa ini orang sebelah saksi saya doktrin untuk berkata yang benar, tapi ketika saya perhadapkan klien mintai keterangan tidak tertulis. Lalu si Brigadir Jenderal mengatakan, oh ya Bang kami sudah tahu bahkan buktinya sudah kami ambil secara screenshot dan sudah kami kirim ke Jakarta, ini buktinya," imbuhnya menjelaskan.
Kamaruddin Simanjuntak bahkan juga mengatakan jika bukti rekaman elektronik yang ia miliki diincar oleh Brigadir Jenderal yang memintai keterangan.
"Ditunjukan sama saya di handphonenya sudah di kirim ke Jakarta tapi kenapa tak tertuang dalam BAI, oh nanti Bang dalam BAP, saya tidak percaya sama kalian, tuliskan dalam BAI itu juga nanti dalam BAP kalau sudah digelar di Jakarta," ujarnya.
Baca Juga: Polri Tetapkan 5 Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Akan Ada Tersangka Baru Lagi?
"Maka saya tulis pakai tangan saya sendiri sesuai dengan yang ada di dalam rekaman elektronik itu. Rekaman tentang pengancaman pembunuhan itu, nah kemudian setelah saya tuliskan dengan tangan saya maka kepanasan lah ini, orang ini mengincar handphone itu saya tidak mau," imbuh pengacara Brigadir J tersebut.
"Urus izin penetapan dari pengadilan baru saya serahkan. Ini barang bukti sangat dahsyat karna saya sudah interogasi juga ini saksi sebelum kamu BAI, kan gitu lo. Kemudian akhirnya setelah saya tulis pakai tangan saya di tuliskanlah ini tetapi terus incar handphone saya gak kasih, harus ada perintah dari pengadilan. Setelah dikirim BAI nya ke Jakarta langsung malam itu sidang gelar di Jakarta langsung naik jadi sidik besoknya langsung BAP," sambungnya.
Ia pun juga mempertanyakan tentang laporan yang diberikan Ferdy Sambo tentang dugaan pelecehan dan pengancaman pembunuhan hingga memintanya untuk bertaubat.
"Nah yang mau tadi saya patahkan dari argumentasi rekan ini, kalau laporannya Sambo benar yang menyatakan pertama dugaan pelecehan, kedua pengancaman pembunuhan. Irjen Pol macam apa, Kadiv Propam macam apa membiarkan istrinya jalan bersama dari Magelang yang sudah diancam pakai pistol. Menurut saya tukang becak pun tidak akan membiarkan istrinya jalan bersama dengan yang orang mengancam istri tukang becak itu," ungkap Kamaruddin.
"Ini Kadiv Propam RI apa Polri, jangan mempermalukan diri sendiri, bertobat sebelum celaka nanti, ini dilihat oleh Tuhan. Iya makanya, masak istrimu sudah diancam di Magelang pakai pistol tapi kau biarkan istrimu dikawal oleh yang mengancam nyawa istrimu, logis gak?. Inilah kesalahannya kenapa mengangkat Kepala Polri dan Pejabat Polri terlalu mudah, ndak matang dia ndak paham hukum," jelasnya.
Unggahan yang telah disukai lebih dari 559 ribu kali tersebut berhasil menyita perhatian warganet dan banyak memberikan komentar dukungan untuk Kamaruddin.
Berita Terkait
-
Kenapa Cuma Nama Ferdy Sambo? Rieke Diah Pitaloka Protes Pemaparan Ditjen PAS di DPR
-
Profil 2 Napi yang Nikmati Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Nama Ferdy Sambo Terseret
-
Skenario Sang Jenderal: Runtuhnya Tembok Kebohongan Ferdy Sambo
-
Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara soal Kabar 'Rumah Khusus' Lapas Cibinong
-
Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Pastikan Tak Hadiri Pemakaman
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Buka Akses Kerja Inklusif, BRI Kembali Gelar Peduli Sahabat Disabilitas
-
Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri
-
Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan
-
Dari Kapolda hingga BNN, Golkar Nilai Ketegasan Komjen Suyudi Sangat Dibutuhkan Polri
-
Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal