SuaraBanten.id - Gus Samsudin yang belakangan kerap wara-wiri di medsos usai trik sulap dalam pengobatannya dibongkar Pesulap Merah alias Marcel Radhival hingga kini masih menyita perhatian publik.
Video pemilik Pedepokan Nu Dzat Sejati menyebut Rasullullah SAW pernah melakukan kesalahan juga belakangan viral di media sosial.
Video viral yang diunggah akun TikTok @cumabisajilong_1 menunjukan saat dirinya mengatakan jika Nabi Muhammad SAW pernah salah. Hal tersebut bahkan turut dikomentari ulama terkenal Buya Yahya.
"Iya, dari namanya aja sudah bagus sih belajar menjadi baik. Karna memang di dunia ini gak ada orang yang bener-bener baik, tidak ada. Baginda Rasulullah saja masih melakukan kesalahan, masih ada kesalahan," ucap Gus Samsudin dalam video.
Baca Juga: Kemenag Tegaskan Padepokan Milik Gus Samsudin Bukan Pondok Pesantren
Video Gus Samsudin menyebut Nabi Muhammad pernah salah itu pun akhirnya disambungkan dengan video dakwah Buya Yahya yang mengatakan sebaliknya yakni 'Nabi tidak pernah melakukan kesalahan.
"Khususnya Baginda Nabi adalah tidak pernah bersalah, maksum tidak pernah bersalah. Itu yang harus diyakini makanya sifat ishmah hendaknya lebih ditonjolkan, itu termasuk ada sifat sidiq, tabligh, fathonah ada 4 sifat. Sehingga ishmah kita tonjolkan karana apa, agar bisa semakin memahami bahwasannya Nabi memang ishmah, terjaga dari dosa," kata Buya Yahya menjelaskan.
Ia juga menjelaskan bagaimana Nabi Muhammad SAW tidak pernah melakukan kesalahan. Terkait masalah abasa watawalla dikatakan itu adalah teguran untuk baginda Nabi disaat baginda Nabi waktu itu mengajak pembesar-pembesar Quraisy dalam berdakwah.
Sementara, di situ ada Abdullah bin Ummi Maktum yang sudah beriman lalu Nabi semangat dan ditegur Allah, abasa watawalla .
"Jadi seolah-oleh Nabi ini meninggalkan Abdullah bin Ummi Maktum dalam hal ini adalah bukankan dikatakan seorang Nabi boleh berijtihad di dalam berdakwah. Nabi berijtihad karna apa, menganggap Abdullah bin Maktum sudah aman dalam lingkungan kaum muslimin tapi ini bin Quraisy ini belum," jelasnya
Baca Juga: Nasib Padepokan Gus Samsudin Masih Dibahas, Sementara Izin Usaha Pijatnya Tetap Dicabut
"Jadi Nabi kesana bukan karna Nabi ingin meninggalkan Abdullah bin Ummi Maktum, kemudian Allah mengingatkan bukan mengingatkan dari salah menuju benar. Tapi mengingatkan kepada baginda Nabi dari hal yang benar jadi yang lebih baik lagi. Bukan dari salah menuju benar, namun dari yang baik menuju lebih baik," urainya.
Berita Terkait
-
Dari Driver Gocar Jadi Investor? Maruarar Sirait Terinspirasi Kisah Anak Muda Ini!
-
Tumis Haseum: Si Ajaib Penyelamat Lauk Sisa Lebaran yang Viral di TikTok
-
Siapa Sosok Walid? Tokoh Pemimpin Sekte di Serial Bidaah yang Viral di TikTok
-
Lagi Tren Joget THR: Apakah Terinspirasi dari Tarian Yahudi?
-
Viral Denny Landzaat Fasih Bahasa Indonesia di Maluku, Shin Tae-yong Kena Sindir
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Kolaborasi dengan BRI Antarkan Desa Wunut Jadi Desa dengan Pembangunan Berkelanjutan
-
BRI UMKM EXPO(RT) 2025 Sukses Perkenalkan Minyak Telon Lokal, Habbie
-
Kawasan Banten Lama Dipadati Ribuan Peziarah Pada Libur Lebaran
-
Pulau Merak Besar dan Pulau Merak Kecil Dipadati Ribuan Wisatawan
-
Perayaan HUT Kabupaten Pandeglang Bakal Digelar Sederhana, Buntut Efisiensi Anggaran