SuaraBanten.id - Tol Serang Panimbang ditargetkan bakal rampung pada kuartal pertama 2024 mendatang. Hal tersebut diungkapkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono saat Peletakan batu pertama atau ground breaking pembangunan jalan Tol Serang–Panimbang seksi 3.
Tol Serang–Panimbang seksi 3 sendiri menghubungkan ruas Cileles–Panimbang. Peletakan batu pertama berlangsung di Kampung Solodongeun, Desa Panimbangjaya, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten.
Basuki mengatakan, dengan dibangunnya Tol Serang–Panimbang seksi 3 akan menambah kepercayaan investor yang akan menanamkan modalnya di Pandeglang, Banten.
Selain itu, dengan adanya jalan tol ini Banten diharapkan menjadi wisata alternatif lain bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke tempat wisata karena jarak tempuhnya lumayan dekat dari Jakarta.
“Mudah-mudahan nanti swasta yang akan berinvestasi disana (Tanjung Lesung) yakin bahwa ini akan selesai menjadi destinasi wisata alternatif dari puncak, jadi orang enggak perlu ke puncak saja bisa ke sini. Jaraknya hanya 2 jam dari Jakarta yang awalnya 5 jam,” jelasnya.
Basuki memaparkan, panjang total Tol Serang–Panimbang sejauh 83 kilometer dibagi menjadi 3 seksi. Ia memaparkan, seksi pertama sepanjang 24 kilometer antara Serang menuju Kabupaten Lebak sudah beroperasi.
Sementara, seksi 2 dengan panjang 26 kilometer saat ini sedang berkonstruksi dengan progres lebih dari 30 persen. Sedangkan seksi 3 merupakan bagian dari dukungan pemerintah jadi total 83 kilometer.
"Ini kerjasama pemerintah dan badan usaha, dimana 50 kilometer tadi oleh badan usaha dan yang sekarang di ground breaking 33 kilometer ini yang bagian pemerintah dengan anggaran Rp4,6 Triliun, akan kami selesaikan kuartal pertama tahun 2024,” kata Basuki saat peletakan batu pertama, Senin (8/8/2022).
Sementara itu, Pj Gubernur Banten, Almuktabar menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung semua kebijakan pemerintah pusat terutama yang membawa dampak positif bagi daerah khususnya Provinsi Banten.
Baca Juga: Santri Ponpes Daar El Qolam Tangerang Tewas, Diduga Akibat Perkelahian Sesama Santri
“Harapannya Banten akan maju, tentu kalau Banten maju Indonesia pun pasti akan maju. Kami akan patuh apa yang akan jadi agenda pemerintah pusat, mohon arahan dari bapak Menko dan PUPR,” tambahnya.
Diketahui, tak hanya Basuki Hadimuljono, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan juga turut hadir dalam peletakan batu pertama tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Kementerian PUPR Bangun Rusun Pekerja di KEK Tanjung Lesung
-
Santri Ponpes Daar El Qolam Tangerang Tewas, Diduga Akibat Perkelahian Sesama Santri
-
Hujan Lebat dan Angin Kencang Terjang Pandeglang, Kios Pedagang di Carita Hancur
-
Atlet Difabel Asal Cilegon Raih Medali di ASEAN Para Games 2022
-
Mayat Pria Asal Palembang Ditemukan di Tol Tangerang-Merak
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
Terkini
-
Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara
-
Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka
-
Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak
-
Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane
-
10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda