SuaraBanten.id - Sebagai remaja putri yang baru berumur 16 tahun, Bunga (Bukan nama sebenarnya) seharusnya bisa menikmati masa mudanya dengan bermain atau nonton bioskop dengan teman sebayanya usai pulang sekolah.
Berbeda kisah gadis di bawah umur di Serang, Banten, remaja yang masih duduk di bangku sekolah menengah atas ini memilih untuk mencari uang usia pulang sekolah.
Namun jangan bayangkan pekerjaan yang digeluti remaja asal Kabupaten Serang, Banten ini halal. Remaja yang belum genap 17 tahun itu mencari penghasilan sebagai seorang pekerja seks komersial (PSK) melalui prostitusi online.
Untuk menambah penghasilan dia pun melakukan siaran langsung tanpa busana di salah satu aplikasi live streaming. Dari siaran live tersebut dia mendapatakan pundi-pundi saweran dari para pria hidung belang. Selain itu, kegiatan live tanpa busana tersebut untuk menarik para pria yang akan dia layani.
"Bekerja sendiri punya aplikasi di dalamnya live tanpa busana menjajakan diri posisinya kemudian si anak juga ada proses transaksi itu bertemu dengan orang dewasa (melayani pria hidung belang)," kata Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Banten, Hendri Gunawan, selaku pendamping Bunga yang saat ini tengah terjerat kasus hukum kepada wartawan, Sabtu (23/7/2022).
Berdasarkan pengakuan Bunga, kata Hendri, awalnya Bunga diajak oleh temannya masuk ke aplikasi live streaming tersebut. Dari sana, ia mendapat penghasilan dan ketagihan hingga membuka jasa prostitusi online. Hal itu dia lakukan diluar jam sekolah di sebuah penginapan.
"Ternyata dari situ (aplikasi) dia bisa mendapatkan uang secara instan," ungkapnya.
Dalam menjalani pekerjaannya, Bunga mengaku tidak sampai terlalu malam. Hal ini karena ia tidak mau terlihat lelah saat sekolah esok pagi.
Namun, setelah beberapa bulan melakoni pekerjaan tersebut, Bunga tiba-tiba menghilang dan tidak pulang ke rumah beberapa hari. Hal ini membuat kedua orang tua panik dan melaporkan kabar kehilangan putrinya ke kantor polisi.
Baca Juga: Viral Video Weird Genius Tampil di Belgia dengan Seragam SMA, Netizen: Berasa Pensi Sekolah
Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, akhirnya Bunga ditemukan sedang berada di sebuah penginapan di Kota Serang. Saat itu, pekerjaan Bunga di luar jam sekolah yakni sebagai PSK terungkap.
"Ditelusuri ternyata dari kejadian di lapangan dicek HP-nya ternyata ada komunikasi yang memang mengarah kita duga prostisuti online," papar Ketua LPA Banten itu.
Padahal, menurut Hendri, dari segi finansial keluarga, dia berasal dari keluarga yang berkecukupan.
"Bukan masalah ekonomi tapi si anak sudah merasa dirinya bisa mandiri mencari uang sendiri dengan cepat," tuturnya.
Kini, Disampaikan Hendri, kasus prostitusi online yang menjerat anak dibawah umur itu tersebut tengah ditangani Polres Serang kini dalam tahap penyelidikan dan masih berstatus sebagai saksi.
"Kasus hukumnya masih penyelidikan tahap awal karena memang anaknya koperatif karena dampak psikilogis luar biasa akhirnya tidak kemudian kita push yah," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM
-
Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas
-
Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer
-
Hari ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang: Tim SAR Sisir 4.600 Mil Persegi Lewat Laut dan Udara
-
Warga Carita Gelar Doa untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September
-
Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang
-
Dari Anak Sekolah hingga Orang Dewasa, 330 Warga Tangerang Dapat Akses Pendidikan
-
Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda
-
Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut