SuaraBanten.id - Tak hanya menjadi sopir truk, AN (29), ES (27) dan IG (40) ternyata nyambi menjadi kurir narkotika jenis sabu yang diperjualbelikan antar sopir di Kota Cilegon.
Namun, bisnis gelap yang dilakukan tiga orang warga asal Desa Salira, Kabupaten Serang itu akhirnya terbongkar oleh petugas kepolisian.
Kala melintas di Jalan Lingkungan Sumur Wuluh, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon paket sabu yang dibawanya berhasil dipergoki petugas, Selasa (5/7/2022) sekitar pukul 13.00 WIB.
Saat dikonfirmasi, Kasat Reserse Narkoba AKP Shilton membenarkan telah mengamankan pelaku dugaan tindak pidana narkotika. Ketiganya merupakan pemakai dan pengedar narkotika jenis Sabu yang bekerja sebagai sopir truk.
Shilton menjelaskan, bahwa kronologis awal penangkapan berdasarkan informasi dari masyarakat. Setelah itu, kata Dia, pihaknya langsung melakukan penyelidikan.
"Selasa kemarin sekitar pukul 13.00 WIB dipinggir jalan Lingkungan Sumur Wuluh, Gerem, kami berhasil mengamankan dua orang pelaku bersama barang buktinya," kata Shilton kepada Suara.com, Jumat (5/7/2022).
Kemudian, pada saat petugas melakukan penangkapan berhasil diamankan barang bukti berupa satu bungkus plastic klip berisikan krisatal warna putih diduga narkotika jenis sabu, satu buah kartu remi, dan satu unit Handhone merk OPPO.
"Nah, tersangka ini mendapatkan narkotika jenis sabu dari seseorang yang berinisial MT (DPO) dengan pembelian seharga Rp 500 ribu,” terangnya.
Berdasarkan keterangan dari kedua tersangka, pihak kepolisian langsung melakukan pengembangan. Di hari yang sama sekitar pukul 14.30 WIB tim melakukan penangkapan terhadap tersangka IG (40) di Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.
Baca Juga: Penampakan Nikita Mirzani di Kantor Polisi usai Ditangkap
"Dengan barang bukti satu bungkus plastic klip berisikan kristal warna putih diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus menggunakan kartu remi warna biru,” jelasnya.
Shilton menjelaskan, bahwa ketiga pelaku bekerja ditempat yang sama sebagai sopir Truck di wilayah merak dan melakukan jual beli narkotika dikalangan sopir. Kemudian, saat ini pihaknya masih mendalami perkara yang melibatkan supir truk tersebut.
"Kami masih akan mengembangkan perkara ini, sudah berapa lama para sopir melakukan bisnis gelapnya," ucapnya.
Atas perbuatannya, para tersangka dipersangkakan sesuai dengan Pasal 132 ayat 1 dan atau Pasal 114 ayat 1 dan atau Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan seumur hidup.
Kontributor : Firasat Nikmatullah
Berita Terkait
-
Penampakan Nikita Mirzani di Kantor Polisi usai Ditangkap
-
Mantan Anggota Polisi dari Malaysia Sewa Rumah di Batam Untuk Dijadikan Pabrik Pembuat Sabu
-
Dijemput Paksa Polisi, Akun Instagram Nikita Mirzani Mendadak Mati, Asisten Beberkan Kejanggalan Ini
-
Ketua RT Kaget Satu Rumah Warganya Jadi Tempat Pabrik Sabu-sabu di Batam: Kami Tidak Curiga
-
Asisten Sebut Nikita Mirzani Digeruduk Saat Hendak Masuk Mobil
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Kakak Surakman Tak Kuasa Menahan Tangis, Jenazah Akan Dimakamkan di Samping Makam Istri
-
Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok
-
Identitas ABK Terungkap Lewat Uji DNA, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Pencarian 5 Jurnalis
-
BRI inFrame 2026 Kembali Hadir, Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan Lewat Lensa Fotografi
-
Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman