SuaraBanten.id - Usai bertemu Presiden Ukraina, Presiden Joko Widodo atau Jokowi langsung bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin, Moskow, Rusia.
Mengutip dari Antara, pada pertemuan itu, Jokowi dan Putin membahas mengenai pangan dan pupuk.
"Saya tadi banyak berdiskusi dan menekankan bahwa pangan dan pupuk adalah masalah kemanusiaan merupakan kepentingan masyarakat dunia," kata Presiden Jokowi dalam keterangan pers bersama Putin.
Jokowi menyebutkan ratusan juta orang terdampak dengan terganggunya rantai pasok pangan dan pupuk, terutama negara-negara berkembang.
"Saya sangat menghargai Presiden Putin yang tadi menyampaikan bahwa memberikan jaminan keamanan pasokan pangan dan pupuk, baik dari Rusia maupun dari Ukraina. Ini sebuah berita yang baik," jelas Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi mendukung upaya PBB untuk reintegrasi komoditas pangan dan pupuk Rusia dan komoditas pangan Ukraina untuk masuk lagi dalam rantai pasok dunia.
"Khusus jalur ekspor produk pangan Ukraina, terutama melalui jalur laut, tadi sekali lagi Presiden Putin sudah memberikan jaminannya," kata Jokowi.
Adapun tujuan utama pertemuan Jokowi dengan Putin adalah membawa misi perdamaian bagi Rusia dan Ukraina.
Jokowi pada kesempatan itu juga menyampaikan pesan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy kepada Putin dan menyatakan kesiapannya menjadi jembatan komunikasi pemimpin kedua negara.
Baca Juga: Kenapa Jokowi ke Ukraina Naik Kereta dari Polandia? Ternyata Ini Alasannya
"Sebagai penutup, dapat saya sampaikan Indonesia tidak memiliki kepentingan apa pun, kecuali ingin melihat perang dapat segera selesai dan rantai pasok pangan dan pupuk dapat segera diperbaiki karena ini menyangkut kehidupan ratusan juta orang, bahkan miliaran manusia," kata Jokowi.
Jokowi mengajak seluruh pemimpin dunia untuk bekerja sama kembali menghidupkan lagi semangat multilateralisme, semangat damai, dan semangat kerja sama.
"Hanya dengan spirit itu perdamaian dapat dicapai," kata Presiden Jokowi.
Berita Terkait
-
Kenapa Jokowi ke Ukraina Naik Kereta dari Polandia? Ternyata Ini Alasannya
-
Sebut Konflik Ukraina-Rusia Tragedi Politik, PP Muhammadiyah Kaji Lebih Jauh Misi Perdamaian yang Dibawa Jokowi
-
Haedar Nashir: Misi Perdamaian Presiden Jokowi Merupakan Hal yang Sangat Penting
-
Hadiri Pelantikan Ferdinand Marcos Jr, Mahfud MD Berharap Hubungan Filipina Dengan Indonesia Semakin Baik
-
Dino Patti: Upaya Jokowi Damaikan Ukraina-Rusia Harus Berkelanjutan
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi
-
Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi
-
Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali
-
Sampah Karton Aseptik Melonjak, Kemenperin dan KLH Genjot Penerapan EPR
-
Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano