SuaraBanten.id - Prilly Latuconsina yang kini menjadi pemilik Persikota Tangerang angkat suara soal dugaan tim berjuluk Bayi Ajaib yang diduga dicurangi pada pertandingan Minggu (6/3/2022) kemarin.
Prilly Latuconsina mengungkapkan kekecewaannya terhadap wasit yang dianggap buruk saat memimpin pertandingan Persikota vs Farmel FC. Dalam pertandingan itu, Persikota kalah telak 3-0 dari Farmel FC saat berlaga di Stadion Gelora Delta Sidoarjo sebagai babak 16 besar Liga 3 2021/2022.
Tidak sedikit pecinta sepak bola menilai pertandingan diwarnai beragam insiden dari keputusan kontroversial wasit. Prilly Latuconsina pun mengungkapkan kekecewaan melalui Instagram pribadinya.
Prilly Latuconsina mengaku kecewa dengan memulai narasi unggahannya dengan kata-kata yang menunjukan kesedihannya.
“Ini menyedihkan. Terlalu banyak keputusan yang penuh perdebatan yang diambil wasit untuk tim kami. Saya senang bila bisa membantu meningkatkan industri sepak bola Indonesia, tapi bagaimana saya bisa membantu (bila kontroversi seperti ini masih terjadi terus menerus)? Kenyataannya, ini terlalu menyedihkan,” tulis Prilly Latuconsina, Minggu (7/3/2022).
Ia juga meminta PSSI selaku organisasi yang bertanggung jawab mengelola sepak bola asosiasi di Indonesia, tidak mematikan mimpi para pemain yang berjuang dengan penuh semangat memajukan sepak bola Indonesia.
“Tolong jangan matikan mimpi pemain dan anak anak kebanggaan Indonesia dalam memajukan sepak bola demi kepentingan pribadi @pssi. Semangat terus @persikotafc1994,” harapnya.
Dalam unggahan tersebut Prilly Latuconsina juga menyertakan video berisi luapan rasa kecewanya pada kondisi persepakbolaan di Indonesia. Prilly pun menyentil PSSI yang dirasa semestinya bisa menjadi rumah yang netral bagi klub sepak bola di Indonesia.
"Sebelumnya, saya dan Persikota dari awal berjuang secara keras, penuh jerih payah, lelah, letih, dan sungguh-sungguh untuk mewarnai dunia sepak bola di Indonesia. Saya semangat dan tertarik untuk masuk dan terjun langsung bahkan ke dunia sepak bola karena saya melihat adanya harapan yang besar untuk memajukan dan membesarkan sepak bola di negara kita," katanya.
Baca Juga: Prilly Latuconsina Sentil PSSI, Kecewa Keputusan Wasit yang Rugikan Klubnya Persikota Tanggerang
"Tapi sangat disayangkan, apa yang diperlihatkan dan dipertontonkan di laga hari ini antara Persikota melawan Farmel, adalah bukti nyata kondisi sepak bola di Indonesia masih mengecewakan. Usaha, kerja keras, dan keringat yang dikeluarkan oleh tim kami rasanya dibayar sia-sia dengan adanya kejadian hari ini," imbuhnya.
“Tentu saya kecewa, tapi harapan kami tidak pupus sampai di sini. Kami terima dengan hati yang penuh dengan kesabaran. Kami percaya bahwa PSSI masih menjadi rumah yang netral, bersih, dan adil bagi seluruh klub sepak bola di Indonesia. Terima kasih untuk dukungan kalian untuk Persikota, doakan kami untuk terus semangat dan lolos ke Liga 2,” pungkasnya.
Unggahan Prilly Latuconsina itu pun sontak langsung dibanjiri netizen dan rekan artis. Bahkan, Umay Shahab ikut memberikan solusi yang cukup menohok untuk memajukan sepak bola Indonesia.
“@pssi buruan sediain VAR dan kasih gaji tinggi wasit wasit yang professional biar ga ada kejadian memalukan kayak gini lagi. Dari jaman dulu saya jadi host di galeri sepakbola, one thing for sure demand terhadap sepakbola selalu tinggi kok di masyarakat, kalau liganya bagus pasti duitnya kan makin banyak. Masa si gamau cuan hehehehe love,” tulis Umay.
“Udah ada yang ngatur sepertinya,” komentar Al Ghazali.
Berita Terkait
-
Prilly Latuconsina Klarifikasi Open to Work LinkedIn Usai Dikritik Netizen
-
Prilly Latuconsina Minta Maaf Soal 'Open to Work', Omara Esteghlal Sindir Peran Brand
-
Omara Esteghlal Geram Prilly Diserang Sendirian, Brand Diuntungkan Tapi Artis Dikorbankan
-
Heboh Gimik 'Open to Work' Prilly: Apakah Maaf Saja Cukup Obati Luka Hati Pejuang Kerja?
-
Prilly Latuconsina Minta Maaf usai Polemik Open to Work di LinkedIn
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Tangerang, Serang dan Pandeglang Jumat 27 Februari 2026
-
Mantan Kasir Bukit Cilegon Asri Tilap DP Nasabah Rp653 Juta, Begini Modusnya
-
Tuding Jalan Berlubang Biang Kerok, Ini 5 Poin Penting Perjuangan Keadilan Warga Banten
-
Gali Lubang Tutup Lubang, Istri Oknum Polisi Tipu Rekanan Rp500 Juta Demi Bayar Rentenir
-
Tukang Ojek Pandeglang Gugat Pemerintah Rp100 Miliar Usai Siswa SD Tewas Akibat Jalan Berlubang