Hairul Alwan
Kamis, 03 Maret 2022 | 09:14 WIB
Dik Doank ajarkan anak-anak yatim berdoa. (Dok. Novotel Tangerang)

Rumah Dik Doank terdiri dari dua lantai. Berbagai barang bekas pun masih terlihat memenuhi bagian lantai dua rumahnya. Piala penghargaan yang pernah Dik Doank raih semasa aktif sebagai pesohor juga dipajang bersama beberapa karya seni miliknya yang lain. Sejumlah alat musik juga tampak di sana.

Pemandangan dari lantai dua cukup memanjakan mata. Sebab bangunan rumah yang tampak estetik terlihat berdiri di tengah-tengah pepohonan hijau yang rindang. Pemandangan tersebut memanjakan dan menyegarkan mata.

Menikmati kopi sambil melihat kereta api berlalu lalang pastinya bukan pemandangan biasa. Nah pemandangan inilah yang akan ditemui oleh pengunjung Rummah Go'A. Sensasi menyeruput kopi sembari ditemani suara kereta api yang melintas pastinya ajan jadi pengalaman unik dan tak biasa.

Itulah rumah Dik Doank yang terbuat dari barang bekas dan dijadikan kafe. Selain bernilai seni, Rummah Go'A juga sarat nilai keimanan yang ingin Dik Doank tegaskan. Bagaimana tertarik berkunjung ke Rummah Go'A?

Load More