SuaraBanten.id - Batalnya Timnas Indonesia menggelar uji coba internasional atau FIFA Matchday periode Maret 2022 atas rekomendasi Shin Tae-yong menyita perhatian media Vietnam. The Thao247 dalam sebuah artikelnya menyebut Skuad Garuda kehilangan kesempatan berharga karena tak lakoni FIFA Matchday bulan ini.
"Tim Indonesia tidak akan memiliki kesempataan yang berharga setelah keputusan yang tidak terduga dari pelatih Shin Tae-yong," tulisnya dikutip pada Rabu (2/3/2022).
Pada laporan tersebut, Indonesia disebut sebagai salah satu tim yang berhasil meraih banyak poin, sehingga menaikkan ranking FIFA. Sebab, mereka berhasil menang dua laga melawan Timor Leste.
Berkat kemenangan tersebut, skuad Garuda berhasil menggeser Singapura di posisi ke-160 ranking FIFA. Hal itu berimbas anak asuh Shin Tae-yong masuk pot 3 di Kualifikasi Piala Asia 2023.
Kendati begitu, PSSI tidak telah mengkonfirmasi bahwa timnas Indonesia tidak akan menggelar laga uji coba pada FIFA Matchday di periode Maret 2022.
Padahal sebelumnya PSSI sudah berkomunikasi dengan tim Eropa, seperti Kroasia dan Yunani. Sayang hal itu tidak akan terjadi.
"Sebelumnya Indonesia sempat menarik perhatian ketika ingin mengundang Kroasia dan Yunani untuk persahabatan pada Maret. Namun, hal itu tidak akan terjadi dengan pernyataan PSSI baru-baru ini," imbuh laporan media Vietnam itu.
Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mengatakan Pelatih Shin Tae-yong pekan lalu mengirimkan surat kepadanya agar tidak melakukan FIFA Match Day bulan Maret.
Dalam surat tersebut Shin Tae-yong membeberkan alasan mengapa timnas Indonesia sebaiknya tidak menjalani laga uji coba di FIFA Matchday periode Maret.
Menurut juru taktik asal Korea Selatan itu, menggelar uji coba pada Maret tidak efektif. Pasalnya, Shin Tae-yong kini tengah fokus menggembleng timnas kelompok umur yakni U-19 yang akan tampil di Piala Dunia U-20 2023.
"Hal ini karena dia juga memimpin tim U-20 persiapan Piala Dunia U-20 2023 menjalani pemusatan latihan di Korea Selatan,” kata Iriawan.
Pria yang akrab disapa Iwan Bule tersebut menambahkan awalnya PSSI sudah mempersiapkan lawan untuk timnas Indonesia pada periode FIFA Match Maret ini.
Namun, karena adanya permintaan Shin Tae-yong, PSSI tidak menindaklanjutinya. Hal ini sebagai bentuk dukungan federasi kepada juru formasi asal Korea Selatan itu.
“Untuk itu, PSSI memahami permintaan Shin Tae-yong dan mendukung semua program dari dia demi prestasi timnas Indonesia,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Skuad Mewah Bertabur Bintang Naturalisasi Gagal Total, Ada Apa dengan Kutukan Timnas Indonesia?
-
Gagal Total di Piala AFF 2026, PSSI Singgung 14 Pemain Absen Bela Timnas Indonesia
-
Liga Indonesia vs India: Adu Tradisi, Uang, Bintang Dunia, hingga Krisis Tata Kelola
-
India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Sembunyikan Emas Rp63 Miliar di Anus dan Kemaluan, 7 WNA China Ditangkap di Bandara Soetta
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun