SuaraBanten.id - Setelah beberapa pekan terakhir wilayah Kabupaten Lebak diguyur hujan lebat, Jalan Sampay-Cikulur yang berada di Kabupaten Lebak, Banten ambles.
Salah seorang sopir angkutan pedesaan, Ahmad (45) mengatakan, semua pengendara yang hendak melintas jalan ambles tersebut harus berhati-hati.
"Semua kendaraan yang melintasi jalan Sampay - Cikulur harus hati- hati," kata Ahmad dikutip dari Antara, Selasa (1/3/2022).
Kata Ahmad, semua jenis kendaraan yang hendak melintasi jalan penghubung antar kecamatan itu harus melintas dengan hati-hati lantaran jalan tersebut ambles akibat terjadi pergerakan tanah. Lokasi jalan ambles sepanjang 10 meter itu, tepatnya berada di tanjakan Cikulur.
Kejadian itu membuat warga sekitar secara sukarela membantu agar sopir mampu melintasi jalan yang ambles itu dengan selamat.
"Kami sendiri dipandu oleh warga melintasi jalan yang ambles itu," ungkap Ahmad.
Sama halnya, sopir pribadi warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Herman (45), ia mengeluhkan setiap melintasi jalan Sampay - Cikulur terlebih musim hujan guna menghindari kecelakaan.
"Kami sangat terbantu adanya warga hingga enam orang secara sukarela memberikan bantuan panduan agar selamat melintasi jalan ambles itu," katanya menjelaskan.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak Irvan Suyatufika mengatakan pihaknya kini melakukan pengerasan Jalan Sampay-Cikulur yang ambles akibat pergerakan tanah.
Pengerasan jalan tersebut agar tidak terjadi kecelakaan, terlebih curah hujan meningkat.
"Kami tahun 2022 mengalokasikan perbaikan Jalan Sampay-Cikulur sebesar Rp700 juta, " ungkapnya. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Tanah Amblas Gerus Perkebunan Warga di Aceh Tengah
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
BPBD Lebak Naikkan Status Siaga Banjir, Warga di Bantaran Sungai Ciujung Diminta Waspada
-
Pengalihan Rute Transjakarta Lebak Bulus - Pasar Baru Dampak Penebangan Pohon
-
Penertiban Tambang Ilegal di Gunung Halimun Salak
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 124 Kurikulum Merdeka
-
Syarat Masuk Sampah Tangsel ke Cilowong: Warga Minta CSR Rp1 Miliar dan Ambulans
-
BRI Perkuat Ekonomi Nasional Lewat Program Klasterku Hidupku, Dorong UMKM Tumbuh Berkelanjutan
-
Teken MoU dengan Pemkot Cilegon, Krakatau Steel Bahas Akses Pelabuhan Hingga KEK
-
Soroti Kepala Daerah Ditangkap KPK, Pengamat: Korupsi Politik Bukan Sekadar Serakah tapi Kalkulasi