SuaraBanten.id - Pegiat media sosial, Denny Siregar menyinggung keturunan Arab di Indonesia yang kerap menjual gelar ‘habib’ mereka demi kepentingan pribadi.
Denny Siregar pun lewat cuitannya di Twitter, Kamis 30 Desember 2021, menyerukan kepada publik untuk melawan keturunan Arab yang kerap menjual gelar habib demi kepentingan pribadi mereka itu.
Awalnya, Denny menyebut bahwa dirinya juga memiliki banyak teman keturunan Arab seperti Muannas Alaidid, Husin Shihab dan Habib Zein Assegaf atau akrab disapa Zen Kribo.
Menurutnya, ketiga temannya itu juga melawan keturunan Arab yang sering menjual gelar habib demi kepentingan perut mereka.
“Muannas al Aidid, Husin Shihab, Zen kribo dan banyak teman-teman gua keturunan Arab lainnya, juga melawan keturunan Arab yang menjual gelar habib untuk kepentingan perutnya,” cuit Denny Siregar.
Denny pun meminta ke publik agar pernyataannya itu jangan dinilai sebagai bentuk rasisme terhadap WNI keturunan Arab. Sebab, kata Denny, yang dilawan oleh pihaknya adalah perbudakan spiritual yang dilakukan keturunan Arab ‘penjual’ gelar habib itu dan bukan keturunannya.
“Jadi jangan pernah bilang ini rasisme. Yang kita lawan adalah perbudakan spiritualnya, bukan keturunannya,” tuturnya.
Postingan Denny Siregar itu sontak menuai tanggapan dari salah seorang netizen dengan nama akun Milenialexpired. Netizen itu menilai, apabila keturunan Arab bergelar habib hanya memikirkan urusan perut mereka maka mungkin Habib Rizieq Shihab (HRS) sudah hidup enak seperti Denny Siregar.
“Kalau mikirin perut, mngkin HRS udah tidur nyenyak dikasur empuk kek loe dan teman-teman loe itu,” kata sang netizen.
Baca Juga: CEK FAKTA: Beredar Breaking News Bahar Smith Resmi Dijebloskan Penjara, Benarkah?
Membalas tanggapan netizen itu, Denny Siregar pun menyebut jika HRS tidak sibuk jualan gelar habib maka mungkin mantan pentolan FPI itu masih jualan minyak wangi sampai sekarang.
“Kalo ga sibuk jualan gelar habib, mungkin HRS masih jualan minyak wangi sampai sekarang,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Diungkap KPK, 57,33 Persen Pegawai Lihat Pejabat Menyalahgunakan Anggaran untuk Kepentingan Pribadi
-
Blusukan Gibran Picu Instruksi Tito, Jhon: Kenapa Malah Warga yang Diminta Jaga Keamanan?
-
IHSG Tertekan, Rupiah Melemah, Pegiat ke Purbaya: Tugasmu Berat, Lawan Kesongonganmu
-
Jhon Sitorus ke Loyalis Jokowi: Setelah Budi Arie Dipecat, Kok Kayak ODGJ Semua?
-
Pegiat Media Sosial Sindir Mundurnya Rahayu Saraswati: Gantiin Dito di Kemenpora?
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
8 Kesalahan Pengelolaan IT yang Sering Diabaikan Perusahaan
-
2 Anggota KPK Gadungan Tipu dan Sekap Lansia di Serpong
-
Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan
-
Kota Serang Darurat Tenaga Pengajar, Puluhan SD dan SMP Kekurangan 300 Guru
-
Belum Memiliki Penasihat Hukum, Sidang Perdana Terdakwa Pembunuhan Anak Politisi Cilegon Ditunda