SuaraBanten.id - Pada Sabtu (25/12/2021), tagar ‘Tenggelamkan Partai Nol Koma‘ sempat menjadi trending topic di media sosial Twitter. Bahkan, tagar tersebut ternyata sebenarnya sudah trending sejak Jumat (24/12/2021).
Berdasarkan pantauan terkini.id--Jaringan Suara.com, tagar tersebut banyak digaungkan netizen seraya mengaitkan pidato ‘kebencian’ sang Ketua Umum (Ketum) PSI, yakni Giring Ganesha, di hadapan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
Sebelumnya Giring diketahui menyampaikan pidato yang mengatakan bahwasanya masa depan Indonesia suram apabila dipimpin oleh seorang presiden pembohong dan sosok yang intoleran. Kendati demikian, tak dijelaskan secara gamblang sosok yang ia maksud.
Giring hanya mengatakan bahwa sosok tersebut merupakan orang yang pernah dipecat oleh Presiden Jokowi dalam pemerintahan. Nah, merespons pernyataan itu, netizen justru menyarankan kepada PSI untuk melakukan aksi nyata agar bisa mendapat simpati karena menurut mereka, rakyat kini sudah cerdas.
“Mencari popularitas itu tidak dengan cara seperti ini. Rakyat sudah cerdas tidak termakan kampanye negative,” tulis akun RikeSants.
“Giring & PSI berhentilah halusinasi berkepanjangan terhadap salah satu pihak, lebih baik perbanyak konsolidasi dan gagasan yang mengundang simpati publik supaya 2024 bisa keluar dari predikat partai gurem untuk bisa lolos ke Senayan,” sambungnya.
Bahkan ada pula yang mengubah akronim PSI menjadi PNI dengan tetap menggunakan lambang partai yang gagal lolos ke senayan pada Pemilu 2019 tersebut.
“Kata Bro Lurah Istana, Partai Seronok Indonesia akan menjadi partai besar kedepannya. Besar Bohongnya,” cuit akun The_BosGenk sambil menyertakan gambar mirip lambang PSI dengan akronim Partai Nol Koma Indonesia (PNI).
Berita Terkait
-
Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029
-
Sebut Rencana Pramono Anung Ini 'Lucu', Kevin Wu PSI: Rakyat Bisa Antipati ke Partai Politik
-
PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol
-
Sentil Pemprov DKI Soal Preman Tanah Abang, Kevin Wu: Jangan Baru Gerak Kalau Sudah Viral!
-
Pesan Gus Ali untuk Kaesang dan PSI: Dengarkan Masukan Masyarakat
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Drama Penangkapan Mafia Gas Lebak, Pemodal Nyaris Tabrak Polisi Saat Hendak Kabur
-
Jelang Munas, HIPMI Banten Usung Ade Jona Prasetyo Jadi Ketum
-
Niat Jual Motor Curian via COD, Dua Pengamen Malah 'Terciduk' Polisi di Parkiran Minimarket
-
Oknum Jaksa Banten: Di Indonesia Gak Ada Uang, Orang Tak Bersalah Bisa Jadi Bersalah
-
5 Fakta Terbaru Kasus Sumpah Injak Al-Qur'an di Lebak: 2 Pelaku Resmi Ditahan di Lapas Rangkasbitung