SuaraBanten.id - Virus Covid-19 Varian Omicron belakangan ini menjadi perhatian seluruh pemerintah daerah. Berbagai upaya waspada dilakukan masing-masing daerah untuk membatasi varian baru Covid-19 itu.
Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) merupakan salah satu daerah yang cukup serius mengantisipasi virus Covid-19 Varian Omicron ini. Terbaru, Pemkot Tangsel bahkan menyiapkan dua hotel untuk karantina bagi warga yang baru saja bepergian ke Afrika atau yang terpapar virus Covid-19 varian Omicron.
Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, bagi masyarakat yang baru pulang dari luar negeri harus diisolasi dan dikarantina di 2 hotel tersebut.
“Untuk mengantisipasi kemungkinan adanya lonjakan Covid varian Omicron, kita sudah siapkan dua hotel untuk lokasi karantina dan isolasi terpusat baik untuk Warga Negara Asing (WNA) atau Warga Negara Indonesia (WNI) asal Tangsel yang baru pulang dari luar negeri, khususnya yang baru pulang dari Afrika,” ungkap Benyamin, Senin (6/12/2021).
Kata Benyamin, 2 hotel itu disiapkan sebagai langkah antisipasi adanya WNA maupun WNI yang baru bepergian dari luar negeri namun lolos di bandara.
“Nantinya, di dua hotel tersebut akan dilayani oleh satu tim petugas medis dan petugas paramedis dari Dinas Kesehatan kita selama 24 jam ada yang jaga di sana. Berapa pun yang ada di tempat tersebut itu akan kita layani. Saya mengambil langkah hati-hati saja, dan fasilitas semua yang dibutuhkan untuk khawatir ada varian Omicron,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Benyamin tidak menyebutkan dua hotel yang disiapkan mana saja. Namun, ia berharap masyarakat jujur bila baru pulang dari luar negeri untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 khususnya varian Omicron.
“Ya saya harap mereka jujur dan mau menjalani masa karantina sesuai ketetapan pemerintah. Agar tidak menyebarkan virusnya kepada masyarakat yang lain,” pungkasnya.
Baca Juga: Anak di Bawah Umur Jadi Korban Bacok Gengster di Fly Over TipTop Cibodas Tangerang
Tag
Berita Terkait
-
Staycation di Hilton Padalarang Bandung, Hotel Baru dengan View Pegunungan
-
Innalillahi! Detik-detik Tambang Emas Ilegal Longsor, Lebih dari 100 Orang Tewas
-
Menjelajahi Kedalaman Luka dan Nostalgia dalam The Grand Budapest Hotel
-
InJourney Semarakkan ASTINDO Travel Fair 2026 dengan Deretan Promo Eksklusif
-
Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
Seorang Nelayan di Pandeglang Tewas Mengenaskan Usai Rumahnya Meledak Diduga Karena Bom Ikan
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
Masih Banyak Anak Putus Sekolah di Tangerang?