SuaraBanten.id - Sukmawati Soekarnoputri belakangan menjadi sorotan publik lantaran keputusannya berpindah agama. Sukmawati Soekarnoputri pindah agama dari Islam ke agama Hindu belakangan mengungkap alasan atas keputusan yang ia ambil.
Belakangan Sukmawati Soekarnoputri mengungkap sembahyang Hindu meresap di jiwa.
Ia menceritakan, awalnya ia kerap melihat Presiden The Soekarno Center Arya Wedakarna pergi ke Pura. Sejak saat itu, ia mulai memperhatikan cara umat Hindu bersembahyang.
Kata Sukmawati, Arya merupakan pemuda yang religius. Dalam suatu kesempatan Sumawati pun lantas diajak Arya untuk melaksanakan sembahyang di pura.
“Ada lagi selipan bahwa Arya mau ke Pura untuk sembahyang dan itu ibu perhatikan agak sering ya gitu loh. Karena dia saya nilai jadinya oh Arya tuh memang seorang pemuda yang religius dan dari situlah mau nggak mau,” ujar Sukmawati dikutip dari Terkini.id-Jaringan Suara.com.
Sukmawati memastikan, Arya Wedakarna sebenarnya tak memaksanya untuk ikut sembahyang di pura Hindu.
“Beliau sih bilang, ya kalau ibu mau ikut gitu ya sembahyang ayo, kalau nggak ibu bisa duduk aja di tempat duduk di dekat pura gitu,” tuturnya.
Mendapat ajakan dari Arya, Sukmawati mulai tertarik ikut belajar untuk melaksanakan tata cara sembahyang umat Hindu di Bali.
“Jadi itulah karena kunjungan kerja, kunjungan kerja dan memang seorang Arya religius. Beliau sering mampir ke Pura. Ya pasti ada gitu di setiap kunjungan kerja politik PNI ya, memperkenalkan PNI. Jadi kalau mau ditanya bagaimana sih caranya, ya itu ngajak ke Pura gimana cara sembahyangnya, mengajarkan ini musti, dengan air dengan beras dengan bunga dengan dupa begitu,” cerita Sukmawati.
Baca Juga: Profil Ustadz Abdul Somad: Tenar Dicalonkan Jadi Presiden Hingga Kontroversi LGBT
Sukmawati mengaku bahwa sejauh ini dirinya senang mempelajari cara sembahyang agama Hindu.
Setelah mempelajari cara sembahyang Hindu, menurut Sukmawati, ia mengaku ibadah agama itu lebih meresap di jiwa dibanding Islam.
“Ibu senang belajar beberapa agama seperti apa sih cara sembahyangnya, cara berdoanya. Jadi apalagi yang juga sebagian mengalir di leluhur ibu ini. Ya itu pengin tahu cara sembahyang Hindu Bali itu seperti apa, oh rupanya lebih bisa meresap di jiwa ibu gitu,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Gus Kautsar Klarifikasi soal Namanya di Buku Islam ala Prabowo
-
Masjid Tegalsari: Jejak Islam dan Jawa yang Bertahan Melintasi Zamannya
-
Buku Islam & Kebangsaan: Menemukan Wajah Islam dalam Rumah Kebangsaan
-
Islam & Lingkungan: Jangan Sampai Keserakahan Manusia Merusak Rumah Bersama
-
Dinilai Berlebihan dan Membodohi Umat, Buku 'Islam ala Prabowo' Panen Kritik
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Akses Keuangan bagi 33,8 Juta Debitur
-
Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel