SuaraBanten.id - Patrich Steve Wanggai atau Patrich Wanggai merupakan salah satu nama pemain Rans Cilegon FC dalam menjalani Liga 2 2021. Pria yang lahir Nabire, Papua, Indonesia, 27 Juni 1988 ini ditempatkan sebagai penyerang Rans Cilegon Fc.
Pria yang biasa disapa Patrich ini, memulai sejarah sepakbolanya dengan menimba ilmu di PS Hasrat Abadi pada 2003. Hanya setahun dia menimba di klub itu, Patrich meneruskan belajar sepakbola di Sumber Mas FC, Nabire.
Saat memasuki jenjang kuliah, Patrich mewakili tim sepakbola kampus, yakni Universitas Papua Manokwari. Dari permainannya itulah, Persewon Wondama tertarik merekrutnya dan bermain di divisi tiga.
Di musik selanjutnya, ia memilih berlabuh Perseman Manokwari. Selama bergabung tim tersebut, ia diberi kepercayaan bermain sebanyak 20 kali dan mengemas 10 gol.
Kemudian di tahun 2011, ia kembali pindah ke klub terbaik nomor dua di Kota Jayapura, Persidafon Dafonsoro. Bersama klub itu lah, namanya menggebrak pentas sepak bola nasional sehingga dipercaya membela timnas U-23.
Performa apiknya bersama timnas Indonesia membuat Persipura Jayapura tertarik mendatangkannya. Dia melahap 26 laga bersama Mutiara Hitam dan sanggup mencetak 12 gol dalam musim tersebut. Bahkan kala itu, Persipura Jayapura juara Liga Super Indonesia 2013.
Catatan lumayan itu membuat Patrich Wanggai direkrut oleh klub asal Malaysia, T-Team. Namun sayang, ia dianggap tidak bisa memberikan penampilan terbaiknya di tim tersebut.
Pasalnya, ia hanya mampu mencetak delapan gol dari 31 penampilan di tim Malaysia tersebut. Patrich yang merasa kurang cocok dengan gaya bermainnya di Malaysia. Ia memutuskan kembali lagi ke Indonesia dan bergabung dengan Sriwijaya FC.
Bersama Laskar Wong Kito, Patrich sebenarnya hendak membangun ulang kariernya di Indonesia. Akan tetapi, kisruh sepak bola di tanah air, membuat liga berhenti sementara.
Baca Juga: Duh! Tergabung di Grub B Liga 2, Klub Milik Raffi Ahmad Berada di Paling Bawah Klasemen
Atas hal tersebut, dia memustukan untuk bermain di Liga Timor Leste, Karketu Dili. Patrich Wanggai mampu menuai sedikit catatan apik dengan menjadi top skor Liga Timor Leste 2016.
Pada putaran kedua Liga 1 2018, Patrich direkrut oleh Persib Bandung. Selama setengah musim, ia mampu memberikan perfoma terbaiknya. Di musim selanjutnya, Kalteng Putra tertarik memboyongnya dari tim asal Bandung tersebut.
Bersama tim asal Kalimantan tersebut, Patrich mampu mencetak tujuh gol dari 27 pernampilannya. Meski diberikan banyak bermain, Patrich justru memilih pindah klub asal Surabaya, yakni Persebaya.
Namun saya, baru bermain dua kali di tahun 2020-2021, kompetisi harus terhenti. Karena Covid-19. Setelah Pemerintah Indonesia, telah memperbolehkan untuk dimulainya kembali sepakbola. Patrich memilih bermain di Liga 2 Indonesia dan bergabung dengan Rans Cilegon FC.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Misteri Kematian Anak Politisi PKS Cilegon: Tersangka Ajukan Praperadilan, Ngaku Bukan Pembunuhnya
-
Karya Anak Bangsa, Disiplinku Siap Bangun Fondasi Tim Profesional di Era Digital
-
DLH Tangerang Uji Cemaran Pestisida di Sungai Cisadane: Warga Dilarang Mandi Cuci Sementara
-
Lewat Konvensi Nasional Media Massa, Komdigi Tekankan Peran Strategis Pers di Era AI
-
5 Poin Penting Kasus Ngeri Warga Tangerang Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik dan Wajah Dilakban