SuaraBanten.id - Hujan deras sempat membuat debit air Bendungan Pamarayan yang sempat mencapai level awas. Namun kini sudah mulai kembali normal, Rabu (15/9/2021).
Saat ini debit air Bendungan Pamarayan adalah 146 meter kubik per detik.
Sementara itu, pada Selasa (14/9/2021) kemarin, dikarenakan luapan Sungai Ciujung, debit air mencapai 1.608 meter kubik per detik.
Hal itu diungkapkan oleh Andriyanto Sukarno selaku Pengawas Bendung Baru Pamarayan.
“Sekarang sudah normal,” ujarnya pada BantenNews.co.id, Rabu (15/9/2021).
Menurut Andriyanto, kenaikan air Bendungan Pamarayan yang tertinggi terjadi pada 14 September 2021 lalu akibat intensitas hujan yang tinggi dan luapan Sungai Ciujung.
Untuk pelaporan pemantauan debit air dilakukan pada pagi, siang, dan sore.
“Kita sebagai pegawai PUPR akan selalau memberikan informasi jika ada peningkatan di hulu sungai Ciujung. Kalau debit di atas 300 meter kubik, pelaporan debit per 1 jam. Jika di bawah 300 meter kubik, pelaporan pagi siang, sore aja,” jelasanya.
Terkait ketinggian air yang bisa memicu banjir, Andriyanto mengimbau kepada warga sekitar untuk memelihara sungai dengan tidak membuang sampah.
Baca Juga: Banjir Bandang Sungai Cidurian, Ini Hasil Investigasi BIG
Berita Terkait
-
Tinjau Lokasi Terdampak, Gibran Minta Hal Ini jadi Prioritas Penanganan Banjir Bandang Solok
-
Naik 3,1 Sentimeter: Mengapa Muka Laut Bisa Ancam Jutaan Orang?
-
Jenazah ABK Arupadhatu 1 Dimakamkan, 7 Korban Masih Hilang
-
Jasad ABK Surakman Ditemukan, Keluarga Tak Kuasa Menahan Tangis di Rumah Duka
-
Lagi, Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Pesisir Pantai Mukomuko Bengkulu
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi
-
Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi
-
Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali
-
Sampah Karton Aseptik Melonjak, Kemenperin dan KLH Genjot Penerapan EPR
-
Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano