SuaraBanten.id - Kabar Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) masuk Masjid Agung Cilegon belakangan jadi sorotan. ODGJ masuk Masjid Agung Cilegon cuma pakai sempak langsung tantang jamaah salat magrib.
Saat ODGJ masuk Masjid Agung Nurul Ikhlas atau Masjid Agung Cilegon dan tantang jamaah salat magrib, Ustaz Idris memimpin jamaah dan menjadi imam saat salat magrib.
Informasinya, saat rakaat ke-3, tiba-tiba seorang pria bernama Eko Saputro (35) yang diketahui merupakan ODGJ masuk dengan hanya menggunakan celana dalam.
Eko masuk ke dalam masjid sambil berteriak menantang jamaah salat magrib "Di sini siapa yang orang muslim, lawan saya berapa banyak sini maju lawan saya,"
Belum sempat menyerang, Eko langsung diamankan jamaah salat magrib yang salah satunya merupakan anggota Itel Kodim 0623/Cilegon.
"Iya pas salat maghrib ODGJ masuk masjid dan mau menyerang imam, alhamdullilah ada anggota kita di masjid saat itu lalu kita amankan dan diserahkan ke polres," ujar Komandan Kodim 0623/Cilegon, Letkol Inf Ageng Wahyu Romadhon, Rabu (8/9/2021).
Sementara itu, Komandan Unit Intel Kodim, Letnan Dua Inf Kalinus yang berada di lokasi mengungkapkan, saat Eko berjalan mendekat ke imam langsung dipegang oleh anggotanya dan jamaah salat magrib lainnya.
"Yang bersangkutan dari keterangan keluarga tiga hari sebelumnya berobat ke RSUD Cilegon untuk penyakit gangguan jiwa," ucapnya.
Menurut pengakuan Eko, lanjut Kalinus, ia menyerang Ustad Idris karena dianggapnya tidak benar dalam berwudhu. Dirinya juga membenarkan bahwa saat masuk ke masjid Eko hanya mengenakan celana dalam saja tetapi tidak membawa senjata tajam.
Baca Juga: Masyaallah! Imam Salat di Kabupaten Malang Meninggal dalam Posisi Sujud
"Tersangka ingin mati sahid untuk masuk surga," ungkapnya.
Kalinus menjelaskan Eko merupakan pekerja di toko bangunan yang diliburkan sejak Covid-19 dan baru tiga hari yang lalu meminta dipekerjakan kembali dan sudah mulai bekerja kembali.
"Dalam seminggu hanya tiga hari bekerja sif-sifan masuknya, sehingga tidak mencukupi biaya kehidupan sehari-hari dan persiapan istrinya akan melahirkan," tuturnya.
Dirinya menerangkan saat ini kasus ini sudah dilimpahkan kepada Polsek Cilegon.
Kontributor : Oki Fathurrohman
Berita Terkait
-
Khusyuk di Tengah Kericuhan, TNI Tunaikan Salat Magrib saat Brimob Tembakkan Gas Air Mata
-
Aaliyah Massaid Dirujak Netizen Gegara Tak Bisa Bedakan Waktu Salat Magrib dan Salat Tarawih
-
Tabiat Asli Nia Ramadhani Terkuak, Sempatkan Salat di Tengah Kesibukan
-
Roboh di Rakaat Kedua, Pria Berkoko Putih Meninggal saat Salat Berjemaah di Masjid Penggilingan
-
Heboh Video Ibu-Ibu Mengaku Ditolak Masuk Masjid Gegara Tak Memakai Jilbab, Publik Beri Komentar Tidak Terduga
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang
-
Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup