Komika Coki Pardede sempat disorot karena mencuit soal bencana banjir yang melanda Jakarta pada tahun baru 2020 lalu.
Coki disebut meroasting korban banjir yang menganggap hal tersebut adalah adzab maksiat.
"Buat yang semalem enggak "maksiat" tapi ikut kena dampak "azab" banjir juga, mending semalem mabok dan *****. Kami basah-basahan tapi dalam keadan senang. Anda basah-basahan tetap sebel hahaha" cuitnya.
Kontan, cuitan itu mendapat protes dari banyak pihak, termasuk rekan sesama komika. Buntutnya, akun Twitter Coki pun hilang saat itu sebelum kemudian ia membuat akun Twitter baru lagi.
4. Bikin Konten Babi Kurma Bersama Tretan Muslim
Pada tahun 2018 lalu, Coki Pardede dan Tretan Muslim akhirnya menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang muncul akibat video mereka.
Coki Pardede dan Tretan Muslim tentang memasak daging babi campur kurma viral di media sosial. Lawakan mereka dianggap mempermainkan agama dan menyakiti perasaan umat Islam.
Salah satu lawakan Tretan Muslim saat itu adalah, dia mendekatkan daging babi ke telinganya lantas berkata, "neraka...neraka...neraka...". Dalam agama Islam, daging babi dihukumi haram untuk dimakan.
Aksi itu berbuntut pada penolakan kehadiran mereka di sejumlah kota oleh sebuah ormas Islam.
Baca Juga: Komika Coki Pardede Ditangkap Polisi Bareng Penyuplai Sabu
Ditangkap polisi
Coki Pardede ditangkap polisi di Tangerang. Barang bukti penangkapan Coki Pardede satu klip sabu.
Kekinian Coki Pardede digiring ke Polres Metro Tangerang Kota setelah ditangkap polisi karena narkoba.
Coki Pardede ditangkap polisi, Rabu (1/9/2021) kemarin.
Kabar tersebut dikonfirmasi oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Yusri Yunus.
Ia membenarkan penangkapan komika tersebut.
Berita Terkait
-
Polda Jambi Ringkus M. Alung Buronan Sabu 58 Kg yang Sempat Kabur
-
Kapolda Riau Minta Maaf di Tengah Masyarakat Panipahan, Tegaskan Evaluasi Menyeluruh
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Dituduh Gembong Narkoba, 4 Orang Tewas Dirudal Militer AS di Perairan Pasifik
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi
-
Dituntut 11 Tahun, Mantan Kepala Bank di BSD Hanya Divonis 1 Tahun Penjara
-
Gubernur Andra Soni Sabet KWP Awards 2026, Dinilai Paling Peduli Pendidikan di Banten
-
Skandal Baru First Travel, Oknum Jaksa Diduga Nekat Jual Aset Rumah Barang Bukti Jemaah