Hairul Alwan
Minggu, 08 Agustus 2021 | 16:30 WIB
Ilustrasi Transgender (Pexels/Kamaji Ogino)

SuaraBanten.id - Akibat terbakar api cemburu wanita transgender di Cilegon disiram minyak panas lalu dikunci saat teriak kesakitan.

Transgender berinisial NC (28) harus menjalani perawatan intensif lantaran mengalami luka melepuh disekujur tubuh lantaran disiram minyak panas oleh pacarnya berinisial SL.

Transgender disiram minyak panas terjadi di Kelurahan Bendungan, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Kamis (5/8/2021) lalu.

Dikatakan NC kepada awak media, NC menduga pacarnya itu nekat menganiaya dirinya karena terbakar cemburu.

“Dia sempat tahu juga saya pacaran sama orang lain, dia mungkin jengkel, cemburu, dari situ mungkin dia mikir kemana-mana, terus sampe berani melakukan hal itu,” kata NC saat dikonfirmasi awak media di rumah orangtuanya, Sabtu, 7 Agustus 2021.

Ilustrasi transgender. [BBC]

NC mengaku, peristiwa penganiayaan sadis itu terjadi saat dirinya sedang mandi di salon miliknya. Saat itu, tiba-tiba pelaku memanggil-manggil namanya.

“Ketika saya sedang asik mandi saya mendenggar panggilan, saya langsung menyudahi mandi. Pas saya buka pintu dengan bertelanjang, saya langsung disiram dengan minyak mendidih yang sudah dipersiapkan olehnya,” ungkap NC.

NC mengungkapkan dirinya sempat minta tolong kepada warga karena usai di siram minyak panas ia mengalami luka melepun dan rasa sakit yang sangat luar biasa.

“Saya mengerang kesakitan, hampir seluruh badan sampai muka melepuh akibat diguyur minyak yang mendidih itu. Saya berteriak tapi dia tidak memperdulikan saya. Jahatnya saya dikunci dari luar sehingga saya terkunci dari dalam untung ada warga yang nolong,” ungkapnya.

Baca Juga: Mengenal Quinn, Pesepak Bola Transgender Pertama yang Sabet Emas Olimpiade

“Terus abis nyiram langsung kabur bawa data penting kaya kartu ATM 2, NPWP, KTP, kalung 15 gram, cincin 5 buah, handphone Iphone, sama motor scoopy, berikut uang tunai Rp800 ribu, mungkin nyampe 20 jutaan, tabungan selama kerja dibawa semua,” tandasnya.

Karena luka yang dialaminya, korban tidak bisa membuka salon lagi. Padahal a harus menghidupi ayahnya yang terkena stroke dan ketiga adiknya yang masih butuh biaya untuk bersekolah.

“Saya berharap saya cepat pulih dan bisa membuka salon lagi kasihan Ayah saya yang terkena stroke perlu biaya untuk berobat dan adik saya yang masih kecil – kecil,” katanya.

Ia tidak bisa memaafkan perlakuan SL yang sudah menyiram separoh tubuhnya dengan minyak panas.

Menurut NC, kasus ini sudah dilaporkan ke kepolisian. Dia berharap polisi secepatnya menangkap SL dan diberikan hukuman yang setimpal sesuai perlakukan sadis kepadanya.

“Pokoknya saya nggak memaafkan dia. Saya enggak rela. Saya berharap pihak berwajib secepatnya menangkap SL dan di hukum dengan seberat – beratnya,” ucapnya sambil merintih menahan sakit.

Load More