SuaraBanten.id - Jalan kaki merupakan olahraga mudah dan tak perlu mengeluarkan biaya. Jalan kaki 15 menit sehari juga bisa dilakukan dimanapun dan kapan saja. Selain mudah dilakukan jalan kaki punya 4 manfaat yang belum banyak orang tahu.
Meski jalan kaki mudah, dan untuk melakukan jalan kaki tak perlu biaya, faktanya banyak yang tidak melakukan olahraga ini. Padahal dibali kesederhanaan jalan kaki mengandung manfaat yang cukup banyak.
Dalam kesempatan ini SuaraBanten.id bakal merangkum manfaat membiasakan jalan kaki 15 menit sehari. Mulai dari meningkatkan kinerja otak, menurunkan berat badan, menambah energi serta memperbaiki postur tubuh.
Dilansir dari doktersehat.com cukup 15 menit sehari, berjalan kaki bisa memberikan beberapa manfaat baik, diantaranya:
1. Memperbaiki Postur Tubuh
Berjalan kaki selama 15 menit setiap hari ternyata bisa memperbaiki postur tubuh Anda. Sebab, dengan berjalan, tak hanya otot kaki saja yang dilatih, tapi juga otot tubuh lainnya, seperti paha, perut, tangan, punggung. Selain itu, berjalan kaki juga membuat Anda menjadi lebih tidak bungkuk, alias bertubuh tegak.
2. Menambah Energi
Mungkin bagi sebagian orang, olahraga adalah aktivitas yang menguras energi. Tapi, tahukah Anda bahwa sebenarnya olahraga juga bisa digunakan sebagai pendongkrak energi? Hal tersebut dikarenakan olahraga bisa memompa darah secara lancar ke seluruh tubuh serta bisa memberikan tambahan suplai oksigen.
3. Menurunkan Berat Badan
Baca Juga: Diterjang Angin Puting Beliung, 30 Rumah di Kabupaten Tangerang Porak-poranda
Berjalan kaki juga bisa memperbaiki respon tubuh terhadap hormon insulin. Hormon ini bertugas untuk mengatur metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak yang bisa mengurangi jumlah lemak pada perut. Menurut hasil survey kepada para wanita usia 20-40 tahun, berjalan kaki selama 15 menit sehari diyakini bisa membakar sebanyak 400 kalori.
4. Meningkatkan Kinerja Otak
Berjalan kaki tak hanya menyehatkan fisik saja, tapi juga bisa memberika efek baik pada otak. Sebab, berjalan kaki telah terbukti bisa meningkatkan kinerja otak seseorang.
Dalam hal ini, dikhususkan dalam kinerja pengingat sehingga seseorang menjadi tak mudah pikun jika rutin melakukannya. Hal tersebut dikarenakan saat berjalan kaki, ukuran hippocampus, bagian otak yang berhubungan dengan daya ingat akan menjadi lebih besar dan rileks.
Tag
Berita Terkait
-
Blusukan Pasar Minggu Bareng TRIPTIS, Melihat Wajah Asli Jakarta yang Sering Terlupakan
-
Mengenal TRIPTIS: Ruang 'Haha-Hihi' Buat Dewasa Muda yang Mulai Kehilangan Teman Nongkrong
-
New Balance 530 vs 2002R, Mana yang Lebih Nyaman untuk Jalan Kaki?
-
5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
-
8 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Kapalan Akibat Terlalu Lama Jalan Kaki
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
HUT ke-500 Kabupaten Serang, Yanti Mustati Soroti Keberpihakan Pendidikan dan Rakyat
-
Niat Main Futsal Berujung Maut, Polisi Buru Rombongan Pelajar Pembawa Sajam di Tangsel
-
Tunggakan Pajak Mobil Mewah di Banten Capai Rp100 Miliar, Mayoritas di Tangerang Raya
-
Gugatan Perpanjangan Jabatan Sekda Tangsel Bergulir di PTUN, Prosedur Evaluasi BKN Jadi Sorotan
-
Sembunyikan 93 Gram Sabu di Boks Motor, Pelarian DPO Narkoba di Serang Berakhir di Jeruji Besi