SuaraBanten.id - Baru-baru ini staycation atau berlibur di hotel jadi pilihan sebagian masyarakat. Namun, kita perlu waspada 4 hal yang bisa menimbulkan penyakit saat berlibur di hotel.
Berlibur di hotel jadi tren. Banyak keluarga berlibur di hotel mengisi week end maupun libur sekolah. Berlibur di hotel jadi pilihan keluarga.
Pada masa pandemi Covid-19, lingkungan hotel dapat mengakibatkan berbagai penyakit saat kita menginap.
Dilansir dari Everyday Health, berikut empat alasan mengapa hotel bisa menjadi biang masalah kesehatan seperti risiko bersentuhan dengan kuman dan virus, kualitas udara yang buruk, kamar mandi jadi zona berbahaya, alergen, berikut penjelasan lengkapnya :
1. Risiko Bersentuhan dengan Kuman dan Virus
Kebanyakan orang tahu bahwa virus dan bakteri dapat berlama-lama di permukaan seperti gagang pintu dan toilet, terutama di tempat umum seperti hotel. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi kuman tertinggi ditemukan di tempat-tempat seperti remote TV dan sakelar lampu.
"Bisakah Anda menangkap Covid-19 dari remote control? Secara teoritis, ya, tetapi dalam praktiknya, saya rasa ini belum pernah melihatnya," kata Paul Pottinger, MD, seorang dokter penyakit menular di Fakultas Kedokteran Universitas Washington di Seattle.
"Ada infeksi lain selain Covid-19, seperti flu biasa dan flu dan beberapa virus perut yang dapat menyebar melalui permukaan yang bersentuhan," kata Martin Cohen, ScD, profesor ilmu lingkungan dan kesehatan kerja di University of Washington. Sekolah Kesehatan Masyarakat di Seattle.
Masih masuk akal untuk membersihkan permukaan seperti sakelar lampu, gagang pintu, dan remote segera setelah Anda memasuki kamar hotel untuk pertama kalinya. “Mencuci tangan secara menyeluruh dan sering adalah cara penting untuk mengurangi risiko sakit,” Kata Dr. Cohen.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Hotel di Pontianak, Cocok Buat Staycation
2. Kualitas Udara Buruk
Meskipun permukaan tidak menimbulkan risiko Covid-19 yang signifikan, Anda mungkin bertanya-tanya tentang tetesan yang sangat halus dan partikel kecil (disebut aerosol) yang mungkin tertinggal di udara jika orang yang menempati ruangan sebelum Anda menderita Covid-19.
Dikutip dari Himedik.com, cara utama penyebaran virus adalah melalui paparan langsung ke orang yang terinfeksi. Namun, ada kemungkinan aerosol dapat menimbulkan ancaman bahkan setelah seseorang dengan Covid-19 meninggalkan ruangan.
Oleh karena itu, pilih hotel dengan sistem ventilasi yang baik. Kunjungi situs web hotel sebelum Anda pergi atau menelepon untuk menanyakan tentang sistem yang mereka miliki dan seberapa sering mereka mengganti filter udara.
3. Kamar Mandi Jadi Zona Berbahaya
Kuman sebenarnya mungkin paling tidak mengkhawatirkan Anda di kamar mandi hotel karena kuman dan bakteri yag sangat mungkin bersarang.
Berita Terkait
-
Staycation Rasa Liburan di Tengah Jakarta, Menemukan Oase Hijau Bernama Park 5 Simatupang
-
Staycation Ramah Lingkungan, Tren Baru Menikmati Waktu Istirahat dengan Lebih Bermakna
-
6 Hotel Seru untuk Staycation Saat Liburan Sekolah, Ada Petualangan Anak hingga Tepi Pantai
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Akhir Pekan Lebih Bermakna, Nikmati Staycation Keluarga dengan Aneka Aktivitas Seru di Jakarta
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
47 Warga Tangerang Kini Punya Rumah Lebih Layak Berkat Program Bebenah Kampung
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
BRI Group Ukir Enam Prestasi di Asias Best Companies dan Finance Asia Awards 2026
-
Qlola New Skin Hadir, BRI Perkuat Layanan Digital Terintegrasi bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas Nasional dengan Kelolaan Mencapai 153 Ton