"Awalnya ada beberapa warga yang sakit, terus dilakukan traccing, hasilnya positif. (Namun) sebelumnya dia sempat kerja bakti. Ramai-ramai di sana," kata Hendra.
"Ada 53 orang terkonfirmasi positif, setelah dilakukan tracing," sambungnya.
Hanya saja, salah satu warga bernama Yeni membantah jika kawasannya ada puluhan orang yang terpapar Covid-19. Menurutnya, hanya ada 18 orang yang terjangkit virus Corona.
"Nggak benar. Sebenarnya 3 ambulan itu kosong. Jadi disini itu engga sebesar itu, engga seheboh itu. Cuma sampai 18 org, langsung dibawa ke Yasmin karena itu Orang Tanpa Gejala (OTG)semua," ujar Hesti saat ditemui di lokasi, Minggu (6/6/2021).
Hesti menegaskan jika di perumahannya tidak ada lockdown. Namun, hanya diterapkan pembatasan wilayah skala kecil. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.
"Jadi tidak ada lockdown, cuma sementara diakukan pembatasan. Supaya orang luar enggak keluar masuk, " tegasnya.
Hal senada dikatakan warga lainnya, Hesti. Kata dia, di perumahannya tidak ada lockdown. Namun, hanya menerapkan isolasi skala kecil
"Mungkin bukan lockdown, soalnya yang kita tahu, kita enggak bisa melakukan kegiatan apapun dan itu butuh biaya yang besar untuk me-lockdown suatu di daerah," lanjutnya.
Pantauan SuaraJakarta.id, di Jalan Sanpan, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu (6/6/2021) pukul 15.28 WIB, terlihat aktifitas di wilayah tersebut berjalan normal.
Baca Juga: Tanggapan KPAI Terkait Sekolah Tatap Muka, Perubahan Umum Vagina Setelah Melahirkan
Tampak warga yang beribadah atau berbelanja menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan.
Ada dua petugas binmas dan satu petugas keamanan di komplek tersebut. Mereka menjaga dan mengingatkan warganya agar tetap mematuhi protokol kesehatan.
Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Berawal dari Niat Jahat Sopir dan Kernet, Bisnis Gelap Rokok Polos di Banten Berakhir di Jeruji Besi
-
Minimalisir Terpapar Pinjol, Puluhan Mahasiswa Diedukasi Literasi Keuangan
-
Komisi III Sorot Kelebihan Bayar Rp1,5 Miliar pada Proyek RSUD Cilegon: Harus Ada Pertanggungjawaban
-
Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III, Warga Pesisir Pandeglang Diminta Menjauh 5 Km
-
Gunung Anak Krakatau Level Siaga, KSOP Minta Pelaku Pelayaran Waspada