SuaraBanten.id - Satu dari tiga terlapor penembak mati atau unlawful killing Laskar Front Pembela Islam atau FPI, EPZ dikabarkan tewas karena kecelakaan tunggal.
Namun, kecelakaan yang tunggal yang dialami EPZ di Jalan Bukit Jaya, Setu, Kota Tangerang Selatan menimbulkan tanda tanya besar.
Kejanggalan itu terungkap lantaran jalan yang menjadi TKP kecelakaan yang menyebabkan terlapor penembak mati Laskar FPI diakui tidak pernah ada di wilayah Setu.
Dinformasikan EPZ mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Bukit Jaya Setu, Kota Tangerang Selatan, 30 Januari 2021 lalu.
EPZ dikabarkan meninggal paska insiden kecelakaan tersebut.
Namun, Jalan Bukit Jaya Setu yang jadi TKP kecelakaan EPZ itu dianggap tak pernah ada di wilayah Setu.
Hal itu diungkapkan oleh Lurah Setu Naun Gunawan.
Gunawan mengaku, baru kali ini mendengar nama Jalan Bukit Jaya Setu. Menurutnya, nama jalan tersebut tak pernah ada.
"Jalan Bukit Jaya? Enggak ada. Baru denger juga namanya. Di Kelurahan Setu mah enggak ada jalan Bukit Jaya, adanya Kelurahan Bakti Jaya. Tapi itu nama kelurahan, bukan nama jalan," katanya saat dikonfirmasi SuaraJakarta.id-Jaringan SuaraBanten.id, Minggu (28/3/2021).
Baca Juga: Aneh! Camat-Lurah Baru Dengar TKP Tewasnya Polisi Terlapor Kasus Laskar FPI
Sementara itu, SuaraJakarta.id mencoba mencari dan menelusuri jalan tersebut. Di pencarian Google Maps, nama jalan tersebut tak ditemukan.
Tetapi, dalam laman hasil pencariannya yang muncul adalah nama Kelurahan Bakti Jaya, Setu. Untuk mencari dan memastikan nama jalan tersebut, SuaraJakarta.id mencoba menelusuri keberadaan Kelurahan Bakti Jaya.
Tetapi, nama Jalan Bukit Jaya pun tak ditemukan. Bahkan, Bakti Jaya hanya nama kelurahan dan tak pernah terdaftar sebagai nama jalan.
Untuk kantor Kelurahan Bakti Jaya pun, berada di Jalan Baru Laboratorium Uji Kontruksi (LUK).
Sementara itu, Sekretaris Kelurahan Bakti Jaya Fiqri Yanuardi Putra mengatakan, Jalan Bukit Jaya tidak ada.
"Enggak ada. Jalan Bukit Jaya nggak ada, di Setu memang enggak ada. Seumur-umur belum pernah ada dan ini baru denger. Di searching di Google juga enggak ada. Baru denger Jalan Bukit Jaya Setu itu. Dan nama Jalan Bakti Jaya juga enggak ada, hanya nama kelurahan," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Banjir Bandang Solok, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia
-
Ditahan Kelompok Bersenjata di Papua, Aris Sanda Ditemukan Tewas Bersama Mobil Terbakar
-
Gedung Pengungsi Jalur Gaza Roboh, 5 Orang Tewas
-
Kronologi Lengkap Serda AMF Dianiaya Senior hingga Tewas di Mess Halim Perdanakusuma
-
Serda AMF Tewas Dianiaya, 4 Prajurit TNI AU Jadi Tersangka Terancam 9 Tahun Penjara
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Kakak Surakman Tak Kuasa Menahan Tangis, Jenazah Akan Dimakamkan di Samping Makam Istri
-
Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok
-
Identitas ABK Terungkap Lewat Uji DNA, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Pencarian 5 Jurnalis
-
BRI inFrame 2026 Kembali Hadir, Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan Lewat Lensa Fotografi
-
Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman