Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Rabu, 24 Maret 2021 | 13:35 WIB
Kericuhan kongres HMI di Surabaya, anggota saling lempar kursi [Suara.com/Dimas Angga]

SuaraBanten.id - Suasana kongres HMI ricuh mengerikan. Bangku berterbangan dilempar anggota HMI yang ngamuk. Kongres HMI ricuh di Gedung Islamic Centre Surabaya, Rabu (24/3/2021) dinihari.

Peserta kongres HMI ngamuk. Kaca Gedung Islamic Centre Surabaya pecah dan hancur. Sejumlah kaca pintu Gedung Islamic Center yang pecah itu diduga akibat ulah lemparan peserta yang berada dari dalam.

Selain kaca, ada pula kursi kongres yang awalnya tersusun rapi nan bersih justru jadi berantakan dan berhamburan ke sejumlah titik.

Bahkan beberapa pintu kaca gedung yang berada di Jalan Raya Dukuh Kupang Nomor 122-124, Kecamatan Dukuh Pakis itu pecah.

Baca Juga: Tangkap 6 Orang, Ribuan Anggota HMI dari Makassar Jadi Fokus Pengamanan

Kongres HMI ricuh mulai memanas, Selasa (23/3/2021) malam. Menjelang pergantian hari, Rabu (24/3/2021), sejumlah peserta kongres terlihat mengamuk.

Para anggota kongres berhamburan. Ketua Umum Badko HMI Jatim Yogi Pratama mengatakan para peserta kongres yang mengamuk tersebut tidak terima karena usulannya tidak diakomodir mayoritas peserta kongres.

"Yang memperlambat, meminta badko (badan koordinasi) se-Indonesia hadir, itu kan tidak mungkin," beber Yogi ketika dijumpai di lokasi, Selasa (23/3/2021) malam.

"Melakukan tindakan yang tidak dikehendaki. Biasa, mereka memaksakan kehendak, yang kehendaknya tak bisa diikuti mayoritas pemilik suara di dalam," timpalnya.

Yogi menduga, hal itu disebabkan oleh sekitar 5 orang peserta kongres yang menurutnya, sejak beberapa hari lalu sengaja memperlambat jalannya kongres itu.

Baca Juga: Peserta Kongres HMI Ngamuk, Kaca Gedung Islamic Centre Pecah Berantakan

"Minta badko se-Indonesia dihadirkan, dari 20 badko, sudah ada 12 di Surabaya," tandasnya.

Load More