SuaraBanten.id - Diduga hendak tawuran, 50 remaja yang diketahui membawa celurit dan anak panah di Kota Tangerang mendadak kabur usai sekelompok polisi berpakaian preman tiba di lokasi. Dari 50, Tim Resmob Polsek Kota Tangerang berhasil mengamankan 10 remaja.
Disampaikan Kapolres Metro Tangerang kota Kombes pol Deonijiu De Fatima, 10 remaja tersebut diamankan di jalan TMP Taruna Kota Tangerang saat tengah menunggu lawan tawuran dari Jakrata.
“Untuk barang bukti yang berhasi diamankan yakni 21 senjata tajam seperti cerulit dan golok, satu busur dan lima anak panah, dan 26 kendaraan roda dua,” kata Deonijiu kepada awak media di halaman Polres Metro Tangerang Kota, Kamis (4/3/2021)
“Para remaja yang melakukan aksi tawuran berkat ajakan temanya melalui media sosial atau instagram,” imbuhnya.
Salah satu remaja yang ditangkap mengungkapkan, mereka tergabung dalam grup media sosial Instagram yang memiliki tujuan mengganggu, merusak, dan melukai sesama kelompok tawuran.
“Sasaran mereka ini random. acak-acak misalnya penggunaan lalu lintas yang ditemui para anggota akun instagram untuk tawuran. Setatus mereka ini pelajar dan putus sekolah,” ujar Deonijiu melansir Bantenhits (jaringan Suara.com).
Ia menambahkan, remaja-remaja itu terancam disangkakan pasal 2 ayat 1 UU Darurat No 12 tahun 1951 dan pasal 358 KUHP jo 53 KUHP dengan hukuman 10 tahun penjara.
” Mereka juga dikenakan UU Kekaratinaan Kesehatan,” tutupnya.
Baca Juga: Cari Adrenalin, Motif Puluhan Pelaku Tawuran di Kota Tangerang
Berita Terkait
-
2 Hari Hilang, Aldi Ditemukan Sudah Jadi Mayat di Kali Palayangan Tangerang
-
Hasil Survei NSN: Jika Pemilu Digelar Saat Ini, PDIP dan PSI Kuasai Jakarta
-
72 Tempat Usaha Wisata Langgar PPKM Mikro Jakarta, 25 Diantaranya Ditutup
-
Cari Adrenalin, Motif Puluhan Pelaku Tawuran di Kota Tangerang
-
Polisi Bekuk 10 Pelaku Tawuran di Kota Tangerang, 3 di Bawah Umur
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Misteri Kematian Anak Politisi PKS Cilegon: Tersangka Ajukan Praperadilan, Ngaku Bukan Pembunuhnya
-
Karya Anak Bangsa, Disiplinku Siap Bangun Fondasi Tim Profesional di Era Digital
-
DLH Tangerang Uji Cemaran Pestisida di Sungai Cisadane: Warga Dilarang Mandi Cuci Sementara
-
Lewat Konvensi Nasional Media Massa, Komdigi Tekankan Peran Strategis Pers di Era AI
-
5 Poin Penting Kasus Ngeri Warga Tangerang Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik dan Wajah Dilakban