SuaraBanten.id - Saat ini, vaksinasi virus corona tahap kedua pada oeriode awal bagi petugas layanan publik di Kabupaten Tangerang telah berjalan 12 persen.
Setidaknya, ada sekitar 3.050 petugas layanan publik yang sudah menerima vaksin berasal dari kalangan TNI Polri, Satpol PP, ASN di lingkungan OPD Kabupaten Tangerang, Anggota DPRD, serta guru dan wartawan.
“Termin pertama ditargetkan selesai di pertengahan Maret dilanjutkan termin kedua prioritas guru dan wartawan seluruhnya,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Percepatan Covid-19 Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmizi, Rabu (3/3/2021).
Hendra melanjutkan, pada periode kedua ini, vaksinasi juga akan diberikan kepada tukang ojek, sopir, dan para pedagang baik di pasar tradisional dan modern.
“Tapi tidak seluruhnya kita lakukan bertahap, di tahap kedua inikan ada termin 1 sampai 4. Untuk termin kedua kita rencanakan pertengahan atau akhir Maret tergantung kapan vaksinnya datang,” ungkapnya melansir Bantenhits (jaringan Suara.com).
Ia menambahkan, untuk vaksinasi bagi masyarakat umum akan dilaksanakan pada tahao ketiga sekitar bulan Mei-Juni 2021 mendatang.
Meski demikian, ia mengaku belum mengetahui secara pasti terkait pendataan dan mekanisme vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum tersebut.
“Nanti kita kurang tahu kalau sistemnya seperti apa apakah nanti diatur perkelurahan atau perdesa ini masih kita bicarakan,” tutupnya.
Baca Juga: Videografis: Fakta Vaksin Moderna yang Akan Dipakai Vaksinasi Gotong Royong
Berita Terkait
-
14.662 Medis di Kepri Sudah Divaksin COVID-19, 6.389 Orang Ada di Batam
-
Studi: Vaksin AstraZeneca dan Pfizer Efektif untuk Lansia 80 Tahun ke Atas
-
Wali Kota Tangerang Ajak Orang Tua Manfaatkan Youtube Guna Mudahkan PJJ
-
Satgas IDI: Vaksin Sinovac Belum Terbukti Lawan Varian Baru Covid-19
-
Divaksin, Haedar Nashir Ajak Warga Muhammadiyah Patuhi Program Vaksinasi
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Ribuan Buruh Terkena Dampak, PT Parkland World Indonesia di Lebak PHK 1.100 Karyawan
-
Dugaan Pemerasan dan Bullying Intimidasi Siswi SMPN 10 Ciputat, Polisi Mulai Investigasi
-
Dorong Transformasi Digital, Pemkot Tangsel Latih Pemuda Masjid Kuasai Coding dan Konten Kreatif
-
ASDP Kawal Maksimal Klaim Asuransi dan Penggantian Kerugian Korban Kebakaran KMP Batumandi
-
Mencari Penyebab KMP Batumandi Terbakar, Awak Kapal hingga Penumpang Diperiksa