Segala upaya telah saya tempuh. Dengan diantar Bapak Kepala Desa Klutuk, H. Maki, saya telah mendatangi Kantor Disnaker Kabupaten Tangerang, Kantor Direktorat PWNI dan BHI kementerian Luar Negeri dan Kantor UPT BP2MI Serang.
Di kantor-kantor tersebut, saya menyampaikan surat permohonan keinginan agar jenazah putri saya dapat dipulangkan ke Indonesia.
Namun, sampai dengan surat ini saya tulis, setelah 74 hari lamanya atau dua bulan lebih putri saya meninggal dunia, saya belum mendapatkan kepastian soal pemulangan jenazah putri saya.
Bahkan, saya dan keluarga saat ini tidak mengetahui secara pasti, di rumah sakit atau dimanakah jenazah putri saya disemayamkan.
Saya sudah menanyakan ke berbagai pihak yang saya anggap mengetahui keberadaan jenazah putri saya, tapi saya tidak pernah mendapatkan jawaban yang pasti.
Termasuk, pihak Sponsor yang memberangkatkan putri saya ke Arab Saudi pun seolah lepas tangan dan tidak mau membantu pemulangan jenazah putri saya. Bahkan, saya sudah seringkali menghubungi tapi telepon saya tidak diangkat.
Saya juga pernah mendatangi rumah pihak Sponsor di daerah Carenang Kabupaten Serang, tapi tidak dibukakan pintu.
Atas dasar kebingungan saya dan keluarga inilah, maka saya menulis surat terbuka kepada Bapak Presiden. Saya dan keluarga mohon maaf jika hal ini dianggap kurang berkenan.
Apa yang saya lakukan ini semata-mata hanya karena keinginan saya dan keluarga agar jenazah putri kami Sanah dapat dimakamkan di kampung halaman.
Apalagi, belum lama berselang, di Desa Bakung Kecamatan Kronjo (tetangga desa dan tetangga kecamatan dengan tempat tinggal saya), ada seorang TKW yang juga meninggal di Arab Saudi dan jenazahnya dapat dipulangkan dan dimakamkan di kampung halamannya.
Baca Juga: Momen Heroik Prajurit Selamatkan TKW Pasien Covid-19 yang Coba Bunuh Diri
Bahkan, sebelum dipulangkan pun banyak pejabat-pejabat yang datang ke rumah almarhumah, hingga saat proses pemakamannya.
Namun, saat musibah menimpa saya dan keluarga, kenapa seolah perlakuannya berbeda? Hanya pejabat desa, Kecamatan Mekar Baru dan Disnaker saja yang bersimpati dengan berkunjung ke rumah saya untuk mengucapkan duka cita.
Besar harapan saya dan keluarga, semoga Bapak Presiden Joko Widodo dapat membantu agar jenazah putri saya Sanah dapat dipulangkan dan dimakamkan di kampung halaman.
Selanjutnya, kami sekeluarga juga memohon bantuan Bapak Presiden yang terhormat agar hak-hak anak saya yang belum diselesaikan selama bekerja di luar negeri dapat dibantu penyelesaiannya.
Sekali lagi, saya dan keluarga mohon maaf atas kelancangan telah menulis surat terbuka ini kepada Bapak Presiden. Atas dibukakannya pintu maaf, kami sekeluarga mengucapkan terima kasih.
Tangerang, 24 Februari 2021
Berita Terkait
-
Terungkap! Maruf Amin Ternyata Tak Dilibatkan dalam Rumuskan Perpres Miras
-
Soroti Denny Siregar, Roy Suryo: Buzzer Malahan Mau Menjerumuskan Presiden
-
Rina Gunawan Dimakamkan di TPU Tanah Kusir Pakai Standar COVID-19
-
Aturan Investasi Miras Dicabut, KSP: Jokowi Dengar Aspirasi Masyarakat
-
Jokowi Cabut Perpres Investasi Miras, Wagub DKI Bilang Begini
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Kapolri Mutasi Tiga Pejabat Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Ikut Berganti
-
Kahitna dan Arsy Widianto Meriahkan "Cerita Cinta Akhir Tahun" di ibis Styles Serpong BSD City
-
Dari Ajudan Jokowi, Kapolda Banten hingga Kapolri, Listyo Sigit Kini Jadi Tersangka
-
Bendungan Karian Menyusut, Pasokan Air Irigasi di Banten Dipastikan Aman
-
Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan