SuaraBanten.id - Kabar kurang baik berhembus bagi masyarakat Kota Cilegon. Seperempat penduduk berusia 15 tahun ke atas ternyata pecandu berat rokok.
Terungkap dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cilegon pada 2020, dalam seminggu rata-rata batang rokok yang dihabiskan para kaum muda ini mencapai 109 batang rokok.
Usia pecandu rokok di Kota Cilegon merupakan usia produktif dan masih sangat belia. Ironisnya, mereka masih duduk di bangku sekolah setingkat SD dan SMP dengan persentase 28,23 persen.
Untuk itu, dibutuhkan langkah konkret dari Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon.
Melihat fenomena ini, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon, Dana Sujaksani menyatakan pihaknya akan kembali membahas Perda Kawasan Tanpa Rokok. Nantinya, akan ditentukan kawasan mana saja yang boleh dan tidak boleh merokok.
“Kita terus sosialisasi melalui Nakes (Tenaga Kesehatan) Promkes kita yang ada di Puskesmas akan pentingnya hidup sehat tanpa rokok,” ucap Dana dilansir laman Bantennews, Selasa (2/2/2021).
Dana mengaku Perda Kawasan Tanpa Rokok sudah ada sejak lama ada di Pemkot Cilegon, tapi dalam penerapannya tidak efektif.
“Kita revisi bagian-bagian mana yang tidak efektif,” ucapnya.
Baca Juga: Sebut Ada Abu Janda Abu Rokok, Cak Nun Sebut Islam Arogan Salah Aransemen
Berita Terkait
-
Tarif Cukai Rokok Naik, Sri Mulyani Sebut Ada Konsekuensinya
-
Harga Rokok Naik, Ini Aturan dan Besaran Kenaikannya
-
Cukai Rokok Naik, Pedagang Tembakau Semarang Malah Untung Tiga Kali Lipat
-
Cukai Rokok Naik, Warga Semarang Budayakan 'Tingwe'
-
Kompensasi Kenaikan Tarif Cukai, Petani Desak Pembatasan Impor Tembakau
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi