Sarjono saat merapikan terompet yang awalnya akan ia jual pada malam tahun baru, Sabtu (2/1/2021) [Suara.com/Alwan]
"Sekarang saya buka warung nasi kecil-kecilan. Lumayan lah, walaupun belum ramai cukup untuk tambahan sehari-hari," ungkapnya.
Meski denga rasa "takut disalahkan" dan tujuan agar wabah segera pergi, nampaknya tidak semua warga satu suara. Hal ini dibuktikan dengan masih banyaknya warga yang justru berkerumun saat malam tahun baru.
Tentu saja ini kian menambah dilema masyarakat yang menunggu momen tahun baru untuk berjualan, namun tidak bisa melakukan hal itu karena larangan pemerintah. Sementara, warga justru dengan mudahnya berkerumun menyambut tahun baru.
Kontributor : Hairul Alwan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
- Viral Pendaki Ditandu Naik Gunung Merbabu, Biaya Capai Rp30 Juta
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Mengabdi Tanpa Henti, Kisah Guru MDA di Lebak yang Tetap Tersenyum Meski Digaji Rp150 Ribu per Bulan
-
Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan
-
Kakorlantas dan Astamaops Polri Cek 3 Pelabuhan di Cilegon, Pastikan Kesiapan Pengamanan Nataru
-
Kabur Saat Didatangi Petugas, Sepasang Sejoli Nabrak Polisi di Tol Rangkasbitung Ditangkap
-
Pesta Nelayan Cituis Jadi Ruang Merawat Tradisi dan Kebersamaan Warga Pesisir Tangerang