SuaraBanten.id - Sebuah video unggahan viral di media sosial Instagram, pasalnya video tersebut mengungkap order fiktif ojol yang berulang kali di alamatkan ke rumah yang sama.
Diunggah oleh akun info_ciledug, order fiktif itu bahkan sudah beberapa kali melakukan order hingga ratusan ribu ke alamat yang sama. Sedangkan pemilik rumah mengaku tidak melakukan pemesanan.
"Untuk para driver Ojol wilayah Ciledug dan sekitarnya waspada apabila menerima order kealamat Jl. Lembang Batu V No.7 RT001/RW*** Sudimara Barat, Ciledug, Tangerang," tulis pemilik rumah, kepada akun Instagram tersebut.
Ia juga menceritakan kronologi kejadian, berawal pada Kamis (03/09/2020) sekitar pukul 19.20 WIB driver ojol atas nama Irfan Maulana menerima order GoShop makanan ringan di Alfamart Wisma Tajur hingga Rp259.300.
Pelaku memakai nomor whatsapp 081511194283 dengan pesanan 1pack Sari Roti, 1pack Blue Band, 3buah Teh Kotak, 1pack Malkist dan topup LinkAja Rp200.000.
Usai mendapatkan semua pesanan, Irfan langsung menuju ke lokasi pengantaran. Namun ketika sampai ke alamat yang dituju pelaku tidak bisa di hubungi dan menarik seluruh chat melalui Whatsapp.
"Pas saya sampe titik pengantaran nomor gak bisa di hubungi, chat wa juga di tarik saya bingung harus gimana" kata Irfan kepada Info_ciledug.
Peristiwa serupa, menurut pemilik rumah, bukan kali pertama order fiktif ditujukan ke rumahnya.
"Ya sering kejadian seperti ini ke rumah saya, sehari kejadian bisa 4 kali dan ini sudah sekitar 50 kali sejak saya tinggal di sini, nominal ordernya juga gak kecil bisa 200rb sampai 500rb dengan modus yang sama" ucap FH.
Baca Juga: Guru SD Ngomel di Grup, Siswa: Anjay Ikan Teri Pakai Saos, Iri Bilang Boss
Ia curiga, terduga pelaku adalah penghuni kontrakan sebelumnya yang bermasalah dan diusir oleh pemilik kontrakan. Sejak saat itu order fiktif selalu tertuju ke alamat rumah tersebut.
"iya dulu sebelum saya tinggal di sini, ada ibu-ibu yang diusir karna bermasalah, nah sejak saat itu rumah saya selalu kejadian kayak gini" ucap FH, melansir Instagram info_ciledug.
Pelaku juga tidak selalu menggunakan nomor yang sama, dalam melakukan aksinya ia kerap bergonta-ganti nomer dengan order serupa.
"Dia pinter wa nya gonta-ganti dan Dia itu selalu kalau nipu topup linkaja & jajanan seperti roti sari roti, bluband dan teh kotak" Kata FH.
Ia berharap, pelaku segera bisa diringkus agar tidak semakin banyak driver ojol yang menjadi korban. Terlebih, hal ini sudah banyak memakan korban.
Unggahan ini mendapatkan perhatian dari warganet, mereka juga meminta kepolisian segera menindak pelaku. Terlebih, pelaku sempat menggunakan nomor meskipun diduga sudah dibuang.
Berita Terkait
-
Guru SD Ngomel di Grup, Siswa: Anjay Ikan Teri Pakai Saos, Iri Bilang Boss
-
Niat Hindari Razia Polisi, Pemotor Ini Langsung Kena Karma Instan
-
Pengantin Wanita Heboh di Pernikahan, Warganet: Itu Sungkeman Apa Kesurupan
-
Diduga Paksa Sejoli Mandi di Tempat Umum Gegara Mesum, 9 Orang Ditangkap
-
Numpang Nonton TV Tetangga Lewat Jendela, Nasib Bocah Ini Bikin Iba
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Kejati Banten Geledah Kantor BUMD PT ABM, Koper Berisi Dokumen Penting Disita
-
Sekda Banten 'Angkat Tangan' Hadapi Aturan UU HKPD: Tolong Bantu Kami Cari Solusi
-
Dituntut 11 Tahun, Mantan Kepala Bank di BSD Hanya Divonis 1 Tahun Penjara
-
Gubernur Andra Soni Sabet KWP Awards 2026, Dinilai Paling Peduli Pendidikan di Banten
-
Skandal Baru First Travel, Oknum Jaksa Diduga Nekat Jual Aset Rumah Barang Bukti Jemaah