SuaraBanten.id - Kepolisian masih mengidentifikasi mayat pria tanpa identitas yang ditemukan di kali Bedeng kampung Sinaba, Kelurahan Kilasah, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
Kronologi penemuan mayat itu bermula saat salah satu warga yang hendak pulang ke rumahnya dikagetkan dengan sesosok mayat tanpa busana menyangkut di jembatan bambu aliran kali Bedeng Kilasah.
"Pertama kali yang melihat mayat itu Ibu-Ibu yang hendak pulang kerumah, dia bilang pas lewat jembatan melihat yang aneh. Tidak lama ibu itu langsung teriak minta tolong," kata Abdul Manap (40) warga Kampung Sinaba di Serang, Selasa (25/8/2020).
Ia menambahkan, warga yang mengetahui hal itu segera melaporkan pihak kepolisian. Tak lama setelahnya, petugas tiba dan melakukan evakuasi mayat.
Baca Juga: Teriak Histeris, Muniroh Syok Lihat Mayat Tanpa Busana di Bawah Jembatan
"Kami langsung lapor ke Polisi, dan orang sini juga tidak ada yang kehilangan anggota keluarganya kemungkinan orang jauh ini," katanya kepada Antara.
Ditemui terpisah, Kapolsek Kasemen AKP Muhamad Suaib membenarkan adanya penemuan mayat tampa identitas tersebut. Pihaknya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi dan identifikasi.
"Jadi kemarin kita mendapat laporan dari masyarakat, ada penemuan mayat, dan kami langsung ke lokasi untuk memastikan benar apa tidaknya," katanya.
Ia mengatakan, mayat yang ditemukan tanpa busana oleh warga itu diperkirakan berjenis kelamin laki-laki dengan tinggi sekitar 160, rambut lurus dan umur sekitar 35 tahun ke atas.
"Memang benar pas kita cek ada mayat di Kampung Sinaba, kami juga sudah berkoordinasi dengan tim indentifikasi maupun RS," kata Suaib.
Baca Juga: Syok Lihat Kepala Pria di Kali, Muniroh Makin Histeris karena Korban Bugil
Saat ini, ujarnya, identitas mayat tersebut masih belum diketahui, lantaran ketika diperiksa pihaknya tidak menemukan identitas apapun pada jenazah.
"Kalau dari hasil penglihatan kami, untuk sementara tidak ada tanda penganiayaan ataupun kekerasan pada tubuh mayat itu .Namun kami masih tetap menunggu hasil pemeriksaan dari pihak RS, apakah ada penyebab kematian lainnya," ungkapnya.
Ia menghimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera melaporkan ke kantor Polisi.
"Sampai saat ini dari masyarakat belum ada yang melapor kehilangan atau lainya," pungkas Suaib.
Berita Terkait
-
Ortunya Tega Banget, Bayi Ditemukan jadi Mayat di Tumpukan Sampah Kawasan Tanah Abang
-
Kronologi Temuan Mayat Ibu dan Anak Dalam Toren di Tambora, Berawal dari Laporan Kehilangan
-
Mayatnya Diduga Disembunyikan di Toren Air, Polisi Kejar Terduga Pembunuh Ibu-Anak di Tambora
-
Geger Penemuan Mayat Ibu-Anak Dalam Toren di Tambora, Ada Luka di Bagian Kepala
-
Geger Mahasiswa UKI Cawang Ditemukan Tewas di Kampus, Begini Kata Polisi
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kawasan Banten Lama Dipadati Ribuan Peziarah Pada Libur Lebaran
-
Pulau Merak Besar dan Pulau Merak Kecil Dipadati Ribuan Wisatawan
-
Perayaan HUT Kabupaten Pandeglang Bakal Digelar Sederhana, Buntut Efisiensi Anggaran
-
Pantai Batu Saung Anyer Dipadati Wisatawan Saat Libur Lebaran 2025
-
KMP Mutiara Ferindo II Kebakaran, 17 ABK Dievakuasi Tim SAR