SuaraBanten.id - Warga Cipondoh Indah resah setelah segerombolan pemuda diduga gangster menyerang seorang warga di Jalan Poris Indah Raya, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (23/8/2020) lalu.
Mereka khawatir kejadian yang viral di media sosial itu akan terulang kembali.
Salah satu warga Cipondoh, Harly Prasetyo mengatakan, kejadian penyerangan seperti ini memang jarang terjadi.
Namun, setelah insiden penyerangan tersebut dirinya menjadi lebih waspada.
"Kalau gerombolan memang banyak malam atau Subuh, tapi kalau penyerangan jarang di sini," ujarnya kepada Suara.com, Selasa, (25/8/2020).
Dia berharap aparat setempat dapat lebih meningkatkan lagi pengawasan.
"Takutnya kan ada lagi," imbuhnya.
Hal senada juga diungkapkan warga lainnya Dika Gunawan.
Menurutnya di wilayah sekitar Cipondoh kerap terjadi aksi tawuran. Seperti di Jalan Benteng Betawi, Kecamatan Tangerang.
Baca Juga: 32 Orang di Pasar Kemis Tangerang Positif Corona, Banyak Kerja di Jakarta
"Di Benteng Betawi tuh sering kalau tawuran," ungkapnya.
Sementara Camat Cipondoh Rizal Ridholloh mengaku baru mengetahui peristiwa penyerangan yang diduga dilakukan gerombolan gangster tersebut.
"Baru tahu saya juga. Sebab saya tanya ke polisi juga sudah selesai jadi enggak panjang. Jadi indikasinya enggak tahu orang mana juga," ujarnya.
Rizal menjamin di wilayah yang dipimpinnya saat ini dalam keadaan kondusif. Pengawasan akan diperketat agar aksi anarkis itu tak terulang kembali.
"Dari awal kita kan juga membentuk Kampung Sigacor (Siaga Corona) juga salah satunya Satgas Siskamling. Kalau itu waspada. Sebab kondisi seperti ini semua waspada," jelasnya.
Di lain pihak Kapolsek Cipondoh Kompol Jimmy Marthin Simanjuntak tak berkomentar banyak ihwal peristiwa ini.
Berita Terkait
-
300 Warga Tangerang Ditargetkan Terima Pemeriksaan Mata Gratis dan Bantuan Kacamata
-
Muhammad Toha Curi Perhatian Media Malaysia usai Tampil Solid Lawan JDT di Piala FA
-
14 Siswi SMP Tangsel Jadi Korban Bullying Minuman Racikan, Ketua Komisi X DPR: Ini Sangat Ekstrem
-
Montir Tangerang Ditagih Pajak Mobil McLaren Rp 137,4 Juta: Makan Saja Saya Susah
-
Persija Kena Denda Rp90 Juta, Shin Tae-yong Sentil The Jakmania soal Kericuhan
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu