SuaraBanten.id - Eko Budi Sutomo (53) tewas di tengah jalan karena kelelahan bersepeda dari Cilegon ke Serang, Banten yang berjarak 16 km. Eko ambruk.
Eko terjatuh dan langsung tewas di Jalan Raya Serang-Cilegon.
Warga PCI, Harjatani Kramatwatu, Kabupaten Serang itu meregang nyawa saat bersepeda dari Cilegon menuju Serang.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, Minggu (23/8/2020) kemarin.
Saat itu Eko tiba di Jalan Raya Serang- Cilegon tepatnya Lingkungan Ranca Talas, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.
Saat akan belok kanan, Eko tiba-tiba terjatuh dan meninggal dunia.
Dari hasil pemeriksaan forensik sementara, Eko diduga meninggal karena kelelahan dan memiliki penyakit hernia.
“Namun kami masih menunggu hasil visum dari dokter,” kata Kasat Lantas Polres Serang Kota AKP Gesit Febriatmoko saat dihubungi awak media.
Menurut Gesit, jenazah Eko telah dievakuasi oleh Satlantas Polres Serang Kota ke Rumah Sakit dr. Drajat Prawiranagara (RSDP) Kabupaten Serang untuk dilakukan proses selanjutnya untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya.
Baca Juga: Diduga karena Masalah Jantung, Seorang Pesepeda Tewas di Underpass YIA
“Serta kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan dikantor unit Laka Lantas Polres Serang Kota untuk proses penyelidikan dan penyidikan,” katanya.
Berita Terkait
-
Duka Gubernur Pramono Atas Meninggalnya Pesepeda di Depan Kedubes Jepang: Tak Boleh Terulang Lagi
-
Pesepeda Tewas Terserempet Transjakarta di Pasar Minggu, Sopir Disebut Sudah Bunyikan Klakson untuk Beri Peringatan
-
Pesepeda di Pasar Minggu Tewas Terserempet Bus, Begini Kronologi Versi TransJakarta
-
Terserempet Bus Transjakarta di Pasar Minggu, Pesepeda Tewas di TKP
Terpopuler
- 4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan
- 3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor
- Link Download Tema dan Logo HUT TNI 2026 Resmi dari Mabes TNI
- 3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin
- Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya
Pilihan
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
Terkini
-
Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Janda di Tangsel Terpaksa Tinggal di Tenda Kebun Bersama Anak-Cucu
-
Pembangunan PSEL di Kota Tangsel Mandek, DLH Ungkap Masih Ada Warga Tolak Pembebasan Lahan
-
Ratusan Ribu Warga Banten Terpapar Influenza A, Dinkes: Penularan Cepat
-
BRI Dekatkan Perbankan ke Pelosok, Ini Contoh BRILink Agen yang Jadi Ujung Tombak di Indragiri Hilir
-
Pengadaan Mamin Rp15,26 Miliar di Pemkab Tangerang Dilaporkan ke Kejari