SuaraBanten.id - Warga Kota Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, geger setelah seekor ular piton seukuran paha orang dewas masuk ke sebuah warung.
Peristiwa itu terjadi pada, Kamis (20/8/2020) malam. Ini kali pertama warga Kota Ranai digegerkan dengan penemuan ular piton.
Ular piton sepanjang sekitar enam meter itu pertama kali dilaporkan oleh Yanto.
Ia syok ketika binatang melata itu berada di bawah kolong warung milik tetangganya.
"Awalnya sekitar pukul 19.00 WIB, tetangga samping rumah memanggil saya untuk meminta tolong memindahkan ular yang ada di bawah kolong kedai (warung) miliknya," ujarnya dikutip dari Batam News—jaringan Suara.com—Jumat (21/8/2020).
"Namun setelah saya senter, ternyata ular tersebut sebesar paha orang dewasa," sambungnya.
Yanto lantas menelepon Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Natuna mengenai kejadian tersebut.
Tak beberapa lama, petugas Damkar datang dengan satu unit mobil untuk melakukan evakuasi.
Tim damkar mencoba menangkap ular piton di bawah kolong warung. Minimnya peralatan yang memadai membuat tim sempat mengalami kendala.
Baca Juga: Canggih, Aplikasi Ini Dapat Memberitahu Jenis Laba-Laba atau Ular Berbahaya
Terlebih, saat berusaha ditangkap, ular piton berhasil lepas dan masuk ke dalam gorong-gorong.
Beruntung kerja kerasa tim dan warga membuahkan hasil. Ular piton berukuran sepaha orang dewasa berhasil dievakuasi selang empat jam kemudian.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Natuna melalui Kabid Penanggulangan Bencana, Sabki menerangkan pihaknya baru kali ini menangkap ular dengan ukuran sebesar itu di Natuna.
"Proses evakuasi sempat memakan waktu yang sangat lama karena ular masuk ke dalam gorong-gorong yang lokasinya sempit dan tergenang air. Untuk itu kami meminta bantuan mobil penyedot air dari Dinas Perkim sebanyak dua unit mobil," ungkap Sabki.
Ia mengatakan, ular berhasil dipaksa keluar dari dalam gorong-gorong setelah air di lokasi tersebut disedot dan surut. Saat ular keluar, tim bergegas mengamankannya.
Puluhan warga berbondong-bondong datang memenuhi lokasi untuk melihat proses penangkapan ular piton tersebut lantaran baru pertama kali melihat kejadian tersebut.
Berita Terkait
-
Operasi Gabungan Bongkar Pengiriman 800 Kg Ketamin di Kepri
-
Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita
-
Kapal dari Teluk Thailand Bawa 1,3 Ton Ketamine, Disembunyikan di Ruang Rahasia ABK
-
Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar
-
Laut China Selatan Jadi Rebutan, RI Diminta Tak Lupakan Potensi Ekonomi Natuna
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
- Perbedaan Pompa Air Jet Pump vs Pompa Celup Submersible untuk Sumur Dalam, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL
-
Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi
-
Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD
-
Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas
-
DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi