SuaraBanten.id - Adinda Thomas menceritakan pengalaman membanggakan pengibaran bendera merah putih di puncak Gunung Fuji, Jepang.
Ia mengaku mendapatkan rasa nasionalisme yang tinggi, sebab berhasil mengibarkan bendera Indonesia di negara lain.
Influencer traveler itu mengaku, pendakian yang dilakukan tahun lalu itu jadi yang pertama kalinya ia merayakan 17 Agustus di gunung.
"Kalau tahun lalu memang ingin lakukan pendakian aja. Tahun lalu lagi di Jepang, jadi di Gunung Fuji mengibarkan bendera merah putih dan memang terasa banget jiwa nasionalisnya," kata Dinda ditemui di pondok salada, Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat, Senin (17/8/2020).
Rasa bangga menyelimuti pemain film 99 Nama Cinta itu setibanya di puncak Gunung Fuji. Terlebih bisa ikut mengibarkan bendera Indonesia.
"Bangga banget kibarin bendera merah putih di negara orang. Apalagi waktu itu Fuji memang pagi-pagi, lagi sunrise ada orang udah kibarkan bendera duluan. Jadi kaya rasa harunya, 'oh gini toh ternyata'," cerita Dinda.
Tahun ini menjadi kedua kalinya Dinda merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia di gunung.
Perempuan 27 tahun itu juga makna tersendiri tentang arti kemerdekaan.
Menurutnya, kebebasan yang saat ini telah dirasakan bangsa Indonesia perlu benar-benar dijaga sebagai bangsa yang berbudaya.
Baca Juga: Diduga Hipotermia, Pendaki Gunung Bawakaraeng Tewas Sebelum Upacara Bendera
"Supaya gak bentrok, supaya gak ada batasan, entah beda suku, agama, ras, intimidasi seperti itu sudah gak perlu lagi," ucapnya.
Tak kalah penting, lanjutnya, harus tetap memberi semangat kepada orang-orang untuk tetap bersatu dan bergotong royong. Jangan sampai ada kubu-kubuan.
"Kita generasi muda harus menjaganya. Harus saling menghargai, menghormati, dan toleransi," ujar Dinda.
Berita Terkait
-
Sopir Calya Ugal-ugalan Disebut Bersih Zat Adiktif, Polisi Temukan Senpi Mainan, Golok, hingga Badik
-
Kronologi Pemobil Calya Hitam Ugal-ugalan Lawan Arah di Gunung Sahari, Ternyata Pelatnya Palsu
-
Bertaruh Nyawa di Arus Lahar Semeru, Aksi Heroik Polisi Lumajang Gendong Siswa SD Demi Bisa Sekolah
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Gunung Semeru Kembali Erupsi, Kolom Abu Capai 600 Meter
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Kronologi Lengkap Kasus Ojek di Pandeglang: Dari Kecelakaan Maut Jalan Rusak Hingga Gugatan
-
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Tangerang, Serang dan Pandeglang Jumat 27 Februari 2026
-
Mantan Kasir Bukit Cilegon Asri Tilap DP Nasabah Rp653 Juta, Begini Modusnya
-
Tuding Jalan Berlubang Biang Kerok, Ini 5 Poin Penting Perjuangan Keadilan Warga Banten
-
Gali Lubang Tutup Lubang, Istri Oknum Polisi Tipu Rekanan Rp500 Juta Demi Bayar Rentenir