SuaraBanten.id - Seorang pria berinisial M (35) tega menghabisi ayahnya dengan senjata tajam jenis parang pada, Sabtu (18/7/2020).
Insiden pembunuhan ini terjadi di Kecamatan Batang Alai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan (Kalsel).
M yang diketahui merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), tega menghabisi ayahnya saat sedang mengamuk atau kehilangan kesadaran.
Informasi yang dihimpun Kanal Kalimantan—jaringan Suara.com—pelaku sempat terlibat cekcok dengan ayahnya.
Tapi karena kondisi yang bersangkutan memang tidak stabil secara kejiwaan, M kemudian langsung menyerang sang ayah dengan parang secara membabi buta di bagian perut dan leher.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka parah dan akhirnya meninggal dalam perjalalanan ke rumah skait.
Polsek Batang Alai Utara yang datang ke lokasi kejadian berhasil mengamankan pelaku yang juga ODGJ tersebut.
Namun yang bersangkutan masih sulit dimintai keterangan terkait kejadian tersebut.
"Saat ini pelaku masih kami proses dan masih terkendala karena sulit diajak komunikasi," kata Kapolres HST, AKBP Danang Widaryanto melalui Ps Paur Subag Humas Aipda M Husaini.
Baca Juga: Ditinggal ke Pasar, Lima Anak Tewas Secara Misterius di Rumah Baru
Berita Terkait
-
22 Tahun Berlalu, Aktivis Tetap Tuntut Keadilan untuk Munir
-
Kabut Asap Karhutla Kepung Kalimantan Selatan
-
Kemarau Panjang, Gubernur Kalsel Bersama Warga Banjarmasin Gelar Shalat Istisqa
-
Menhut Tegaskan Penegakan Hukum bagi Pelaku Karhutla di Kalsel
-
Bukan ODGJ! Pria Telanjang Ngamuk di Lenteng Agung Ternyata Mabuk Intisari
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi
-
Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi
-
Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali
-
Sampah Karton Aseptik Melonjak, Kemenperin dan KLH Genjot Penerapan EPR
-
Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano