SuaraBanten.id - Seorang warga di Tangerang, Banten menjalani proses evakuasi setelah jari manisnya bengkak akibat memakai cincin kekecilan. Proses evakuasi melibatkan sejumlah pihak.
Kisah warga ini viral di media sosial, usai dibagikan oleh akun Instagram @bpbdkotatangerang, Kamis (13/2/2020).
Dalam sebuah unggahan, terlihat foto jari tangan seorang laki-laki yang bengkak dengan cincin yang melingkarinya. Sedangkan bagian belakang jari tampak mengalami luka.
Sementara dalam foto lainnya, tampak laki-laki tersebut tengah menjalani evakuasi dengan bantuan beberapa orang.
Dari narasi unggahan tersebut, diperoleh informasi, warga yang mengalami kejadian pilu kali ini bernama Kuntoro (57). Laki-laki tersebut tinggal di Perumahan Grand Sutera Rajeg.
Pada Rabu (12/2) pagi, ia mendatangi Mako Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang untuk meminta bantuan, melepas cincin yang terikat dijarinya.
Namun karena kondisi cukup berisiko bagi korban untuk diambil tindakan, tim rescue BPBD menjalin koordinasi dengan tim medis Puskesmas Priuk Jaya untuk proses evakuasi selanjutnya.
Walhasil, setelah berunding, cara yang ditempuh untuk menyelamatkan Kuntoro yakni dengan memotong cincin di jari manisnya.
Laki-laki itupun mendapat pengobatan dari tim medis usai menjalani evakuasi sekira dua jam.
Baca Juga: Cokelat Kenangan Anak Karen Idol yang Tewas Jatuh dari Apartemen
Kisah Kuntoro kali ini juga dibagikan oleh akun media sosial @abouttng. Banyak warganet yang turut prihatin dengan kejadian tersebut.
Seperti akun @vhany_2 yang menuliskan komentar, "Astaga emang lagi baru sempit ga buru-buru dilepas apa yaa itu orang sampai kaya gitu ngeri banget lihatnya juga".
Akun @Gatsumo1 juga berujar, "Astaghfirullaah..bagaimana ceritanya telunjuk bisa buntung gitu ? Ngerrii".
Adapun warganet lain mengaku merasa ngilu, setelah melihat kejadian yang menimpa Kuntoro.
"Ini nempel ke daging ga sih? Haduh ngilu bayanginnya" tulis @ayuagungL_.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove
-
Tangsel Darurat Kekerasan Anak: 118 Kasus Terdata, 34 Pencabulan Menyasar Siswa Laki-laki
-
Kasus Kekerasan Anak di Kota Tangsel 2026 Meningkat
-
Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun