SuaraBanten.id - Artis pemain sinetron Si Madun, Ibnu Rahim (19) blak-blakan setelah tertangkap polisi lantaran diduga mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi.
Selain mengedarkan, Ibnu juga dinyatakan positif menjadi pecandu narkoba lewat pemeriksaan urine.
Terkait kasus ini, Ibnu mengaku sudah satu tahun mengonsumi barang haram. Alasan dirinya terjerumus menjadi pemadat karena jenuh sepi mendapatkan tawaran syuting.
“Sudah 1 tahun bang. Saya jenuh dan kesal aja gak ada kegiatan dan program-program," kata Ibnu seperti dikutip Bantennews.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (25/10/2019).
Setelah terbukti menjadi pengedar narkoba, Ibnu pun akhirnya meminta maaf kepada keluarga. Dia pun mengaku menyesal.
"Saya minta maaf kepada semuanya khususnya orang tua. Saya minta maaf sedalam-dalamnya," kata dia.
Polisi membekuk Ibnu saat sedang bertransaksi di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan mengungkapkan, tersangka Ibnu Rahim mendapatkan satu paket narkoba berisi 20 butir pil ekstasi, lalu menjualnya sebanyak 4 butir dengan harga Rp 250 ribu sampai Rp 300 ribu.
Sedangkan, lanjut Ferdy, 8 butir ekstasi itu ditukar dengan narkotika jenis sabu sekira setengah gram, dan 3 butir lagi dikonsumsi.
Baca Juga: Selundupkan Bakso Berisi Sabu ke Lapas, Muhammad Arifin Ditangkap
Terungkapnya kasus ini, asal narkoba yang diedarkan Ibnu didapat dari seorang bandar tak dikenal yang masuk dalam jaringan lapas Cipinang, Jakarta.
Dalam menjalankan profesi sampingannya itu, Ibnu Rahim dibantu oleh temannya bernama Arif Budiyanto (27), seorang pelajar yang dibayar sebesar Rp 100 ribu saat berhasil mengedarkan.
“Arif Budianto ini sebagai penjemput narkotika jenis sabu. Dia mendapat imbalan Rp100 ribu dan mengkonsumsi narkoba secara gratis,” kata dia.
Berita Terkait
-
Dicokok di Stasiun, Narkoba Pesinetron Si Madun Dipasok Napi Cipinang
-
Jual Narkoba, Artis Sinetron Madun Dibantu Seorang Pelajar
-
Artis Sinetron Madun Ibnu Rahim Sudah 1 Tahun Dagang Narkoba
-
Sepi Job, Alasan Artis Sinetron Madun Jual Narkoba
-
Dagang Sabu dan Ekstasi, Artis Sinetron Madun Ditangkap Polisi
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Dua Eks Kapolri Diisukan Ditangkap, Polri Buka Fakta 4 Tersangka Kasus Penyadapan Prabowo
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
Terkini
-
MALIKA for Urban Studies Soroti Pelanggaran Fungsi Sungai Cisadane di Tangerang Raya
-
Pemprov Banten Siapkan 600 Siswa Masuk Barak TNI, Pengamat Pendidikan Kritik Program
-
Kolaborasi Lintas Sektor: Pemkot Tangsel Gandeng Kampus dan Swasta Sukseskan Porprov Banten 2026
-
Mengabdi Tanpa Henti, Kisah Guru MDA di Lebak yang Tetap Tersenyum Meski Digaji Rp150 Ribu per Bulan
-
Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan