SuaraBanten.id - Dua perempuan di Serang, Banten, berinisial SH dan SR berduet menjajakan diri kepada lelaki hidung belang via media sosial. Keduanya dibekuk polisi saat melayani tamu di kamar hotel.
Kasatreskrim Polres Serang Kota Ajun Komisaris Ivan Adhittira mengatakan, mereka mematok tarif terbilang murah untuk jasa threesome, yakni Rp 1 juta dan termahal Rp 3 juta.
"Untuk satu jam Rp 1 juta, dua jam Rp 2 juta dan tiga jam Rp 3 juta. Harga itu berlaku untuk pesta seks bertiga atau threesome," kata Ivan, ditemui diruangannya, Rabu (04/09/2019).
Pelaku SH (34), kata dia, berperan sebagai muncikari sekaligus PSK. Dia yang memasarkan dirinya sendiri dan SR via media sosial.
"Pada media sosial, SH memasang pamflet berisi daftar harga untuk jasa pesta seks yang unik, di mana anggotanya satu pria dan dua wanita," terangnya.
Selasa (3/9) malam, SH dan rekannya SR (24) digerebek di kamar nomor 517 sebuah hotel yang hendak menjalani pesta lendir.
Terungkapnya upaya pesta seks ini berdasarkan informasi warga yang mengetahui transaksi seksual di salah satu hotel.
Keduanya kemudian digelandang ke Mapolres Serang Kota dan menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
Kontributor : Yandhi Deslatama
Baca Juga: Diciduk saat Bugil, PSK Pesta Seks Threesome di Serang Berasal dari Jakarta
Berita Terkait
-
Diciduk saat Bugil, PSK Pesta Seks Threesome di Serang Berasal dari Jakarta
-
Polisi Gerebek Prostitusi Online Penyedia Threesome di Serang
-
Digerebek Pesta Seks Threesome, SH dan SR Jajakan Diri Lewat Medsos
-
Gerebek Prostitusi Online Penyedia Threesome, Polisi Amankan Dua Wanita
-
Buat Biaya Bersalin, Ari Suruh Istri yang Hamil Besar Threesome
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Sampah Karton Aseptik Melonjak, Kemenperin dan KLH Genjot Penerapan EPR
-
Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano
-
Pengakuan Yayat Yakin Mayat Tanpa Identitas di Pulau Enggano Adalah Ayahnya Usai Lihat Benda Ini
-
Gubernur Andra Soni Sampaikan Belasungkawa Langsung ke Keluarga Surakman
-
120 SD dan SMP di Cilegon Kelola Sampah di Sekolah, 35 Ton Berhasil Dikelola