"Terus apa yang mau dibongkar tentang saya? Saya memang kepala museum kebudayaan Samparaja. Saya memang dosen tapi saya lagi off, saya mendapat izin belajar untuk melanjutkan S3 di Universitas Padjajaran Bandung fakultas ilmu budaya jurusan sastra konsentrasi filologi, filologi itu ilmu pernaskahan," ucap kepala museum Samparaja tersebut.
"Jadi pak Firdaus kalau mau berdebat tentang naskah saya orangnya, silahkan. Saya tantang, mana sih naskahnya pak Firdaus ?" sambungnya.
Dewi Ratna Muchlisa Mandayara menambahkan bahwa upaya tersebut ia lakukan bukan karena berebut gelar cucu sultan melainkan sebagai pelurusan sejarah.
"Ini bukan hal merebutkan cucu tidak, tapi ini pelurusan sejarah. Itu tugas saya, jadi bagi anda pak Firdaus yang mau membelok-belokkan sejarah gak ada celahnya di Bima, jangan asal bunyi, jangan ngawur. Terus saya dibilang ngaku-ngaku, gimana saya mau ngaku-ngaku memang saya turunannya, satu Bima tau kok pak," ungkapnya.
Unggahan tersebut kemudian membuat warganet memberikan berbagai komentarnya. Tak sedikit pula yang mengaitkan akun Firdaus pada video itu.
"kasih paham bu.... (emot wajah penuh love 2x)," kata akun @Ci****pg.
"mana brani si firdaus bu (emot tertawa 3x),," imbuh @De****na.
"@mfirdausoiwobosh (emot tertawa 3x) berani nggk tuh," ungkap @De***na.
"jelaskn y nanti bu sekarang lg tahap penyembuhan," timpal @B****R.
"@Firdaus_oiw0b0 … panik ga??," ucap akun @Se****45.