facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dihampit Puan Maharani dan Hasto Kristiyanto, Cak Nun: Presiden Indonesia Belum Tepat

Hairul Alwan Rabu, 13 April 2022 | 07:45 WIB

Dihampit Puan Maharani dan Hasto Kristiyanto, Cak Nun: Presiden Indonesia Belum Tepat
Cak Nun didampingi Puan Maharani serta Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengisi ceramah di Masjid At-Taufiq di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Minggu (10/4/2022). [BKN PDI Perjuangan / YouTube]

Dalam video viral tersebut Cak Nun yang duduk dihampit Puan Maharani dan Hasto Kristiyanto menyebut Presiden Indonesia belum tepat.

SuaraBanten.id - Sebuah video berisi Cak Nun yang sedang mengisi acara di Markas PDIP baru-baru ini viral dan menyita perhatian publik.

Bagaimana tidak, dalam video viral tersebut Cak Nun yang duduk dihampit Puan Maharani dan Hasto Kristiyanto menyebut Presiden Indonesia belum tepat.

Dalam video tersebut Cak Nun mengawali pernyataannya dengan menyebut bangsa Indonesia adalah bangsa besar. Cak Nun juga tampak menyinggung Amerika, Rusia negara-negara besar lain yang disebut merasa kuat dan adikuasa.

"Wahai Amerika, wahai rusia, wahai semua negara-negara yang merasa kuat dan adikuasa jangan pikir kalian bener-bener berkuasa karena kami adalah bangsa dengan peradaban yang punya skala waktu 18 generasi," kata Cak Nun dalam video yang diunggah di akun Facebook Mardigu WP, Selasa (12/4/2022).

Baca Juga: Cak Nun Dituding Jilat Megawati Hadir di Kantor PDIP, Emha: Saya Demi Lahirnya PDIP Ditangkap Tentara

Menurut Cak Nun, secara ilmu dan manajemen Indonesia jauh melebihi negara-negara besar itu. Namun, saat ini Presiden Indonesia belum tepat.

"Sehingga ilmu kita, managemen kita, akan jauh melebihi kalian semua, cuma sekarang belum tepat presidennya gitu aja," ujarnya.

Cak Nun pun langsung menoleh ke arah Hasto Kritiyanto dan Puan Maharani dan meminta mereka jangan marah.

"Jangan marah, jangan marah, saya tidak mengatakan salah atau jelek cuma belum tepat. Lho kalau bahasa jawa itu ada bener ada pener, itu sudah bener tapi belum pener," ungkapnya.

Lebih lanjut, Cak Nun pun menyebut dirinya penasaran dengan kebesaran Indonesia yang tidak bisa diwujudkan.

Baca Juga: Hidangkan Gorengan saat Buka Puasa Bareng Cak Nun, PDIP: Gorengannya Pakai Minyak Kelapa

"Itu mohon maaf yah saya bukan mengkritik, tapi memang saya penasaran dengan kebesaran Indonesia yang tidak bisa kita wujudkan," pungkas Cak Nun dalam video tersebut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait