Buya Fikri Akui Salah Gerakan Salat Saat Aksi Tuntut Gus Yaqut Mundur: Saya Akhirnya Membatalkan Salat

Video Buya Fikri salah gerakan salat diambil saat salat berjamaah pada Aksi Bela Islam yang menuntut Menteri Agama Gus Yaqut mundur dari jabatannya.

Hairul Alwan
Minggu, 06 Maret 2022 | 10:20 WIB
Buya Fikri Akui Salah Gerakan Salat Saat Aksi Tuntut Gus Yaqut Mundur: Saya Akhirnya Membatalkan Salat
Buya Fikri mengklarifikasi gerakan salat salah ketika aksi bela islam menuntut Gus Yaqut mundur dari jabatan Menteri Agama. [Twitter]

SuaraBanten.id - Video Buya Fikri yang memperlihatkan dirinya salah gerakan salat belakangan viral di media sosial. Atas video viral yang beredar Buya Fikri mengakui dirinya salah dan memohon maaf.

Diketahui, video Buya Fikri salah gerakan salat diambil saat salat berjamaah pada Aksi Bela Islam yang menuntut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut mundur dari jabatan menteri agama.

Tuntutan tersebut dilayangkan ke Kantor Kementerian Agama merespon pernyataan Gus Yaqut yang dianggap menyamakan adzan dengan gonggongan anjing.

Dalam video yang beredar di media sosial, Buya Fikri tampak salat di atas mobil komando. Ia terlihat melakukan ruku dua kali.

Baca Juga:Buya Fikri Klarifikasi Salah Gerakan Salat Saat Aksi Bela Islam Tuntut Gus Yaqut Mundur: Saya Mohon Maaf

Dalam kesempatan itu, Buya Fikri meminta maaf kepada seluruh umat lantaran telah salah melakukan gerakan salat. Dalam klarifikasinya, Buya Fikri menceritakan awal mula dirinya salat jamah di tengah aksi bela adzan yang digelar PA 212.

Kata Buya Fikri, ia diamanahkan mengkoordinir aksi atau yang biasa disebut sebagai koordinator lapangan.

“Karena tugas itulah, ketika tiba waktunya Shalat Ashar berjamaah, saya tidak meninggalkan mobil komando, karena komando harus tetap di saya, untuk berjaga-jaga terhadap kemungkinan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan saat shalat tengah berlangsung. Mengingat saya adalah penanggung jawab kegiatan,” ujar Buya Fikri.

Menurut Buya Fikri, lantaran salat di atas mobil komando ia mengaku kesulitan mendengar suara imam, yang kemudian berujung pada kesalahan pada salatnya.

“Saya mencoba memperbaiki kesalahan itu, sehingga tampak saya melakukan ruku dua kali. Namun pada akhirnya saya membatalkan sholat saya karena meyakini shalat tadi tidak sempurna dan memang memenuhi syarat untuk dibatalkan. Saya kemudian melakukan shalat ulang di masjid, usai aksi,” tuturnya.

Baca Juga:Gus Yaqut ke Hadapan GP Ansor Soal Demo Tuntut Dirinya Mundur dari Jabatan Menag, Singgung Nabi Muhammad SAW Dicaci Maki

Buya Fikri berharap klarifikasi yang ia buat dapat meluruskan sekaligus mengakhiri silang pendapat sejumlah pihak.

Lebih lanjut, Buya Fikri memohon ampun kepada Allah SWT atas kesalahannya. Buya Fikri juga meminta maaf kepada umat karena telah salah melakukan gerakan shalat tersebut.

“Kepada Allah saya mohon ampunan, kepada umat saya mohon maaf, karena menimbulkan perdebatan. Walau pada dasarnya, shalat adalah hubungan pribadi muslim kepada Allah, tidak untuk divideokan dan kemudian disebar sehingga menjadi perdebatan,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak