alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Profil Slamet Hari Natal, Pengepul Sampah Paling Terkenal saat Natal Tiba

Pebriansyah Ariefana Sabtu, 26 Desember 2020 | 10:05 WIB

Profil Slamet Hari Natal, Pengepul Sampah Paling Terkenal saat Natal Tiba
Slamet Hari Natal saat mengepul sampah. [Suara.com/Aziz Ramadani]

Warga asal Wonomulyo Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

SuaraBanten.id - Slamet Hari Natal adalah warga asal Wonomulyo Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang. Slamet Hari Natal hampir selalu muncul di linimasa media sosial saat momen perayaan Natal tiba.

Awalnya viral dari foto KTP Slamet Hari Natal. Foto KTP Slamet Hari Natal sebenarnya sudah sejak 2019 viral.

Saat itu, foto KTP milik Slamet Hari Natal viral di Facebook setelah diunggah akun Bang Toyib pada laman komunitas Berita Viral, Minggu (15/12/2019).

Berdasarkan foto KTP itu, Slamet Hari Natal lahir bertepatan dengan perayaan Natal, yakni 25 Desember, 57 tahun silam.

Baca Juga: Viral, Pria Pakai Sandal Jepit Beli iPhone 12 Pro Tak Dilayani Pegawai Toko

Slamet Hari Natal lahir di rumah seorang bidan yang berdomisili di Desa Kebonsari, Tumpang, Kabupaten Malang.

[Facebook]
[Facebook]

Bidan desa yang beragama Kristen Jawi Wetan itu kemudian menyarankan kepada orang tua Slamet, Syamsuri dan Ngatinah, untuk menamai anak pertama mereka, Slamet Hari Natal.

"Yang menangani kelahiran saya saat itu (bidan) orang Nasrani, Kristen Jawi Wetan. Waktu itu bidannya menyarankan kasih saja nama Slamet Hari Natal dari pada sulit cari nama, supaya gampang diingat," kata Slamet ditemui SuaraJatim.id di kediamannya Jalan Sangadi, RT 24 RW 8, Desa Wonomulyo pada Senin (23/12/2019) silam.

Slamet Hari Natal dipanggil Slamet Yesus

Meski bernama Slamet Hari Natal, pria yang sehari-hari bekerja sebagai pengepul sampah ini merupakan pemeluk agama Islam. Hingga kini, Slamet mengaku tak mempermasalahkan namanya. Bahkan tidak ada niat sedikit pun untuk mengubah nama yang diberikan orang tuanya tersebut.

Baca Juga: Ditegur Tak Pakai Masker, Pria Ngamuk Ludahi Petugas SPBU, Publik Geram

“Buat saya nama hanya tanda. Baik tidaknya orang bukan dari nama, tapi dari perilaku dan tutur katanya,” ujar bapak tiga anak ini.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait