Bukan Ditangkap, Pembakar Mobil Via Vallen Menyerahkan Diri

Pebriansyah Ariefana
Bukan Ditangkap, Pembakar Mobil Via Vallen Menyerahkan Diri
Mobil Via Vallen yang dibakar di samping rumahnya [Instagram: Via Vallen]

Sebuah pesan misterius terungkap sebelum mobil Via Vallen dibakar.

SuaraBanten.id - Pembakar mobil Via Vallen menyerahkan diri ke polisi. Bukan ditangkap. Sebuah pesan misterius terungkap sebelum mobil Via Vallen dibakar.

Mobil Via Vallen dibakar saat terparkir di Desa Kalitengah RT 02/RW 03 Kecamatan Tanggulangin. Polisi masih menyelidiki motif kasus pembakaran mobil Toyota Alphard Nopol W 1 VV milik Via Vallen itu.

Seorang lelaki yang mengaku sudah membakar mobil Via Vallen menyerahkan diri ke Mapolsek Tanggulangin.

Pria yang diduga membakar itu terekam dalam CCTV rumah Via Valen. Via Vallen juga menjelaskan bahwa tersangka pembakar mobilnya itu sudah ada di kantor polisi.

“Tersangkanya sudah di kantor polisi,” katanya, Selasa (30/6/2020).

Informasi yang dihimpun BeritaJatim, sebelum membakar pelaku menulis sebuah ancaman di tembok rumah sebelah pintu gerbang rumah Via Valen.

“Dan pelaku usai membakar langsung menyerahkan diri ke Polsek Tanggulangin,” ujar sumber di kepolisian.

Pesan yang tertulis di tembok itu bertuliskan “Kibus ada, ada gak kasih haku, pije persa, pije 97 mati kau bang”.

Sampai kini, belum ada statmen resmi dari pihak kepolisian karena masih didalami kasus tersebut.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS