Indeks Terpopuler News Lifestyle

Niat Ingin Indehoy Dengan Selingkuhan, Upik Malah Kepergok Sahabat Suaminya

Chandra Iswinarno Rabu, 24 Juli 2019 | 22:03 WIB

Niat Ingin Indehoy Dengan Selingkuhan, Upik Malah Kepergok Sahabat Suaminya
Petugas mengangkut pasangan tak sah yang dirazia di kawasan Pasar Kemis, Tangerang, Banten pada Rabu (24/7/2019) malam. [Suara.com/Muhammad Iqbal]

Mulanya Upik berdalih, lelaki yang bersamanya adalah tunangannya.

SuaraBanten.id - Sungguh apes nasib Upi (26), perempuan asal Kabupaten Boyolali, yang berniat ingin memadu kasih dengan Novianto pasangan selingkuhannya, malah terciduk Satuan Polosi Pamong Praja bersama dengan sahabat suaminya sendiri.

Saat itu Upi tengah memadu kasih dengan selingkuhannya di kamar hotel di daerah Tangerang. Namun di waktu bersamaan, Satpol PP Kota Tangerang tengah menggelar operasi penegakan perda tentang larangan prostitusi bersama dengan TNI dan Polri, Rabu (24/7/2019).

Petugas yang memergoki Upi bersama dengan Novianto menginterogasi perempuan tersebut. Mulanya Upik berdalih, lelaki tersebut merupakan tunangannya. Namun petugas tidak begitu saja percaya, lantaran saat dilihat kartu identitas miliknya berstatus telah menikah.

Apesnya lagi, saat penggerebekan, seorang TNI yang mengawal jalannya operasi tersebut merupakan sahabat suami Upi, Bejo.

"Sampeyan sama siapa, kok ada disini," kata petugas yang dekat dengan suami sahnya.

Mengetahui dirinya dipergoki kerabat suaminya, Upi semakin panik dan meminta petugas yang mengamankannya untuk tidak memberitahukan kelakuannya pada suaminya sahnya. Namun, lantaran geram petugas tersebut tidak terima atas perlakuan Upi yang mengkhianati sahabatnya tersebut.

"Wuedan, suamimu itu capek kerja kamu malah sama lelaki lain,” kata petugas.

Tak Ayal petugas yang saat itu tengah emosi langsung menghubungi Bejo untuk menjemput Upi di Mako Satpol PP Kota Tangerang saat itu juga. Tak dinyana ketegangan sempat terjadi, saat keduanya dipertemukan di markas Satpol PP.

Bahkan, sesekali suami sah Upi mencoba menghadiahkan bogem mentah ke Novianto yang diketahui sehari - hari berprofesi sebagai penjual buah di bilangan Pasar Kemis. Namun aksinya tersebut dapat di gagalkan anggota Satpol PP Kota Tangerang dengan terus menenangkan Bejo.

"Kalau nggak lihat bapak petugas sudah saya bunuh kamu," kata Bejo sambil sesekali menghela nafas panjang.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait