SuaraBanten.id - Penerangan Jalan Umum atau JLU Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon, Banten padam. Dengan padamnya penerangan JLS Cilegon, jalan akses yang menghubungkan Kota Cilegon ke Anyer itu tampak gelap gulita.
Ruas jalan yang tampak gelap gulita di antaranya dari Hotel Horison Cilegon hingga pusat oleh-oleh Cari Manis Jalan Lingkar Selatan, Kota Cilegon, Banten.
JLS menjadi gelap gulita lantaran di sepanjang jalan tersebut padam. Masyarakat yang melintas pun menyebut kondisi tersebut bisa berdampak pada kerawanan kecelakaan dan aksi kejahatan di jalan tersebut.
Salah satu pengguna jalan, Dzikri mengaku terganggu dengan padamnya PJU di JLS Cilegon karena dapat mempengaruhi pandangan saat berkendara.
"Ini bahaya karena bisa menyebabkan kecelakaan, soalnya kan gak semua lampu motor itu terang banget," katanya dikutip dari Bantennews (Jaringan SuaraBanten.id), Selasa (27/2/2024).
Dzikri berharap Dinas Perhubungan atau Dishub Kota Cilegon dapat segera memperbaiki PJU yang padam tersebut. Selain rawan kecelakaan lalu lintas, kondisi jalan yang gelap gulita juga bisa saja rawan dengan aksi kejahatan.
"Namanya kalau jalan gelap ya bahaya. Bisa bikin kecelakaan, atau ada juga mungkin kejahatan lainnya karena kan gak kelihatan," ujar Dzikri.
Terpisah, Kepala UPT PJU Dishub Kota Cilegon, Andi Kurniawan mengungkapkan, pihaknya akan segera menurunkan petugas untuk mengkroscek langsung ke lokasi sambil mencari tahu penyebabnya.
"Kita mau kroscek dulu ke sana ya. Biasanya suka turun panelnya, ngejepret doang di situ mah," ucapnya.
Kata dia, lampu PJU di sepanjang ruas JLS tersebut bukan pertama kalinya padam. Tidak berfungsinya lampu PJU di area tersebut biasanya disebabkan intalasi listrik yang down karena lalu lalang kendaraan besar.
"Kan di situ banyak guncangan dari truk, panelnya itu dekat dengan jalan kan, jadi kalau kena getaran suka ngejepret di situ," paparnya.
Berita Terkait
-
Kok Bisa Listrik di Sumatra Mati Secara Serentak
-
Gedung DPR Gelap Gulita, Lampu dan AC Dimatikan demi Hemat Anggaran, Begini Penampakannya
-
Krisis Listrik Melanda Iran Utara Akibat Rudal Israel Hantam Menara Tegangan Tinggi di Teheran
-
Bukan Malam, Ini 3 Jam Paling Rawan Kecelakaan Saat Arus Mudik Lebaran
-
10 Jalan Tol Paling Rawan Kecelakaan, Belajar dari Tragedi Maut di Tol Krapyak
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi
-
Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi
-
Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali
-
Sampah Karton Aseptik Melonjak, Kemenperin dan KLH Genjot Penerapan EPR
-
Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano