SuaraBanten.id - Sebuah video yang memperlihatkan seorang ibu yang anaknya menjadi korban begal menangis dihadapan pelaku pembegalan belakangan viral di media sosial.
Dalam video viral tersebut, sang ibu menangis sambil mencurahkan perasaannya lantaran nyawa sang anak melayang oleh para pelaku begal.
Berdasarkan video yang diunggah Instagram @insta_julid, terlihat seorang ibu memakai kaos hitam sembari terisak menangis meluapkan isi hatinya kepada 3 orang pria pelaku begal yang memakai baju tahanan.
"Gimana kalau posisinya sama mamak kamu ? Gimana perasaan mamak kamu coba. Kok kamu tega ? Kenapa ada iblis di hati kamu, kenapa kamu seperti dajjal. Gak ada rasa kasihan sama anak saya ?," ucap sang Ibu
Terlihat pula ibu tersebut mengangkat wajah salah satu pria yang terduduk di depannya.
Ia bahkan mengatakan bisa mereka bisa mengambil hartanya tanpa perlu mengambil nyawa sang anak. Bahkan dengan pilu ia mengatakan bila sekarang ia tidak memiliki siapa-siapa setelah anaknya tiada.
"Kamu lihat saya ni ibunya yang melahirkan tau gak, susah payah saya melahirkannya. Kalau orang tua kamu posisinya saya gimana kamu coba. Kalau kamu mau ambil silahkan ambil tapi gak gitu caranya, maksud kamu tu apa ?," ungkap Ibu tersebut
"Sekarang saya sendiri, gak ada siapa-siapa, saya sebatang kara disini tau gak. Gimana perasaannya, cita-citanya besar tau gak, kamu dengan enak banget kamu menghabisi anak saya begitu saja, gimana perasaan kamu ?," sambungnya
Unggahan tersebut, sontak menuai beragam komentar simpati warganet yang juga turut merasakan kesedihan sang ibu.
Baca Juga: Pulang Kerja, Warga Natar Dianiaya Kawanan Begal di Perkebunan Sawit
"Emang bener gemes bgt ama begal2.. Kalo mau ambil barangnya ambilah jgn bunuh orangnya. Giliran dilawan trus begalnya modar kita yg di hukum," tulis netizen.
"Makanya jujur skrg ak takut bgt anakku knp2, liat berita2 dtv suka wara wiri bahkan anak SD aja ada yg udah membunuh temennya sndiri, ak jd was was nanti pas anakku SD, sk kebayang serem2 jaman skrg lbh menyeramkan bgt pdhl anakku masih blm skolahh tp udah was was ajaaa," ungkap netizen lain.
"2011 ayahku korban begal ,mninggal di rumah skit waktu itu usia ku masih 14taun,adiku masih 9 taun,.ibuku staun kmudian mninggal karna sakit stroke, knpa mreka harus mmbunuh ,ambil aja brngnya saya ikhlas spda ayah saya di ambil,tapi knapa waktu itu mreka pukul ayah saya gagar otak ,di usia sgtu kami jadi anak yatim-piatu," imbuh netizen.
"Astagfirullah ... video2 spt layak diviralkan hingga nyampe ke lenjahat2 biar mikir kalau mau habisin org.... itu juga kalau masih bisa mikir sih... kebayang perasaan sang Ibu," ujar netizen.
"Memang kudunya nyawa dibayar dgn nyawa biar sepadan. gemes juga kdg2 ngadepin pelaku bgnian. anak dibesarin dgn byk hrpan ckp di gituin doank Ahir hidupnya.," timpal netizen lainnya lagi.
Kontributor : Mira puspito
Berita Terkait
-
Ulasan Motherhood: Ketika Kasih Sayang Ibu Terjebak dalam Luka Masa Lalu
-
Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga
-
Gaya Hidup Deputi II Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, Terseret Dugaan Skandal Rp1,5 Miliar
-
Apakah Benar Akan Ada Pemadaman Internet Selama 3 Hari? Ini Penjelasan Komdigi
-
Ibu, Bagaimana Aku Tanpamu?: Ikatan Kuat, tapi Cerita Cuma Main Aman
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas
-
DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi
-
Terancam Sanksi Disiplin Berat, Oknum Pejabat Satpol PP Kabupaten Tangerang Dilaporkan ke Polisi
-
Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali
-
Sampah Karton Aseptik Melonjak, Kemenperin dan KLH Genjot Penerapan EPR